Aktivitas Gunung Merapi Tinggi, Lava Mengalir hingga 2 Km ke Arah Barat Daya
Aktivitas Gunung Merapi masih tinggi dengan tercatatnya delapan kali guguran lava dalam periode tengah malam hingga pukul 06.00 WIB, Sabtu, 18 April 2026.
Jarak luncur lava mencapai hingga 2 kilometer ke arah barat daya.
Data dari BPPTKG menunjukkan aliran lava mengarah ke sejumlah sungai, antara lain Kali Sat Putih dan Kali Krasak.
Selain itu, aktivitas kegempaan juga masih tinggi. Tercatat 30 gempa guguran, 22 gempa hybrid, dan lima gempa vulkanik dangkal dalam periode yang sama.
Pihak berwenang menyebutkan potensi bahaya utama saat ini berupa aliran lava dan awan panas guguran, terutama di sektor selatan dan barat daya.
Kawasan yang berpotensi terdampak meliputi aliran Sungai Boyong hingga 5 kilometer.
Selain itu juga Sungai Bedog, Krasak, dan Bebeng hingga 7 kilometer.
Sementara, di sektor tenggara, potensi bahaya mencakup Sungai Woro hingga 3 kilometer dan Sungai Gendol hingga 5 kilometer.
Masyarakat diimbau untuk tidak beraktivitas di zona berbahaya dan tetap waspada terhadap potensi guguran lava serta awan panas.
Hal itu terutama saat terjadi hujan yang dapat memicu aliran lahar.
Abu vulkanik juga berpotensi mengganggu aktivitas warga karena dapat menyebar secara tidak menentu, tergantung kondisi cuaca.
BPPTKG menyatakan suplai magma masih berlangsung, sehingga aktivitas erupsi masih berpotensi terjadi dalam zona bahaya yang telah ditetapkan.
Status Merapi akan dievaluasi kembali jika terjadi peningkatan aktivitas signifikan.***
Sumber: konteks
Foto: Kondisi terkini Gunung Merapi pada Jumat kemarin. (Istimewa)
Aktivitas Gunung Merapi Tinggi, Lava Mengalir hingga 2 Km ke Arah Barat Daya
Reviewed by Oposisi Cerdas
on
Rating:
Reviewed by Oposisi Cerdas
on
Rating:

Tidak ada komentar