Breaking News

Purbaya Serang Balik Ferry Latuhihin: Enggak Pernah Sekolah Tinggi Ekonomi Jangan Nakutin Rakyat!


Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa merespons pernyataan ekonom senior Ferry Latuhihin yang mengkritiknya soal kondisi ekonomi Indonesia yang disebut hancur.

Purbaya menyinggung kritik dari Ferry saat melihat kondisi Pasar Tanah Abang untuk membuktikan apakah ekonomi RI hancur seperti yang disebutkan.

"Dia kan nyerang saya bodoh segala macam. Tindakan saya ke Pasar Tanah Abang aneh katanya. Waktu saya lihat datanya bagus, mereka bilang 'kenyataannya dong'. Ya, saya lihat ke pasarnya, ramai juga," respons awal Purbaya terhadap kritik tersebut di Kemenkeu, Jakarta Pusat, Rabu 25 Maret 2026.

Kemudian, Purbaya merespons pertanyaan Ferry yang mempertanyakan keputusannya bslusukan ke pasar.

"'Terus kenapa sekarang kamu ke pasar'. Dia bilang gitu kan, 'enggak berguna'. Lah katanya mau cek data, itu saya cek," imbuhnya.

Selanjutnya, Purbaya menyinggung terkait data-data yang membuktikan ekonomi Indonesia masih aman.

Data-data tersebut berasal dari Purchasing Manager's Index (PMI) Manufaktur, Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) atau Consumer Confidence Index (CCI), penjualan ritel, hingga penjualan otomotif.

"Terus mereka bilang, 'kenyataannya seperti apa?'. Saya cek kenyataannya, ramai juga. Lebaran kemarin gimana? Ramai kan?" kata Purbaya.

"Jadi, kalau enggak ngerti, jangan nakut-nakutin orang dan bilang ekonomi kita mau hancur," lanjutnya.

Menurut Purbaya, Ferry Latuhihin tak pernah memegang data ekonomi. Bahkan, Purbaya menyinggung latar belakangnya sebagai analis finansial.

"Jadi, enggak pernah sama sekali bergelut di bidang ekonomi. Mana dia (pernah) masuk ke pemerintah? Enggak pernah kan?" singgungnya.

Purbaya lantas mengungkapkan rekam jejaknya di bidang ekonomi dalam pemerintahan sebelum menjabat Menkeu.

Pada 2004-2014, kata Purbaya, dirinya bergabung dalam tim think-thank Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Lalu, menjadi staf khusus Hatta Rajasa saat menjabat Menteri Koordinator Bidang Perekonomian pada 2010-2015.

Kemudian, bergabung di Kantor Staf Presiden (KSP) periode Joko Widodo pada 2015. Dan, membantu Presiden menangani kondisi ekonomi kala Covid-19.

"Jadi, kita di sini sudah cukup berpengalaman, dengan orang-orang keuangan di sini tentunya ya, mengatasi masalah ekonomi. Dan pasti saya sudah pelajari teorinya segala macam," klaimnya.

Setelahnya, Purbaya menyinggung soal latar belakang Ferry Latuhihin. Dia juga mengingatkan Ferry untuk tidak membeberkan ketakutan ke publik.

"Kalau Pak Ferry itu, enggak pernah mendapat pendidikan formal yang tinggi di bidang ekonomi. Dia ngaku dari mana? Erasmus," tanya Purbaya.

"Setahu saya, dia enggak pernah ngambil S3 di sana, doktor di sana. Dan sekarang punya dapat (gelar) profesor, dari mana saya enggak tahu, untuk menakut-nakuti publik. Kalau dia tidak menakut-nakuti publik, saya enggak peduli," pungkasnya.***

Sumber: konteks
Foto: Menteri Keuangan (Menkeu) RI, Purbaya Yudhi Sadewa menyerang balik ekonom senior Ferry Latuhihin (Foto: Dok. Kemenkeu RI)

Purbaya Serang Balik Ferry Latuhihin: Enggak Pernah Sekolah Tinggi Ekonomi Jangan Nakutin Rakyat! Purbaya Serang Balik Ferry Latuhihin: Enggak Pernah Sekolah Tinggi Ekonomi Jangan Nakutin Rakyat! Reviewed by Oposisi Cerdas on Rating: 5

Tidak ada komentar