Adsterra

Breaking News

Ketegasan Jokowi soal 3 Periode Dipertanyakan, Publik Bisa Tak Percaya Lagi


Peneliti Utama Indonesia Political Opinion (IPO) Catur Nugroho angkat bicara tentang wacana perpanjangan masa jabatan presiden. Ada pihak yang memaksakan Presiden Jokowi menjabat kembali untuk kali ketiga. 

"Jika itu terjadi, akan sangat bertentangan dengan demokrasi dan keadilan," ucap Catur yang dikutip dari GenPI.co, Jumat (3/9). 

Sebelumnya, Jokowi bahkan menegaskan tidak ada keinginan untuk melanjutkan jabatan sebagai presiden. 

Oleh karena itu, Catur menilai tinggal melihat ucapan Presiden Jokowi apakah benar terjadi. 

"Dari itu saja sudah jelas maunya presiden seperti apa. Jadi, di sisa masa jabatan presiden, Jokowi seharusnya menunjukkan ketegasannya dalam menegakkan demokrasi," tambah Catur. 

Jika perpanjangan masa jabatan berlaku, kata dia, masyarakat akan lebih tidak percaya terhadap pemerintahan. 

Sebab, kata dia, kepuasan masyarakat terhadap pemerintah menurun menurut survei IPO. 

"Masyarakat banyak yang tidak percaya lagi dengan pemerintahan Jokowi. Sebab, presiden tidak tegas dalam ucapan dan tindakan," imbuhnya. 

Seperti diketahui, perpanjangan masa jabatan presiden terkuak usai ada isu amendem UUD 1945 tentang Pemilihan Umum (Pemilu) 2024. 

Diterbikan: oposisicerdas.com
Foto: Presiden Joko Widodo/Net
Ketegasan Jokowi soal 3 Periode Dipertanyakan, Publik Bisa Tak Percaya Lagi Ketegasan Jokowi soal 3 Periode Dipertanyakan, Publik Bisa Tak Percaya Lagi Reviewed by Admin Oposisi on Rating: 5