Adsterra

Breaking News

Sosok Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono, Pernah Minta Naik Gaji 20 Kali Lipat


Bupati Banjarnegara, Jawa Tengah Budhi Sarwono ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi (maling uang rakyat) oleh KPK.

Budhi Sarwono terseret dalam kasus korupsi pengadaan barang dan jasa di Pemerintahan Kabupaten Banjarnegara tahun anggaran 2017-2018.

Selain Budhi Sarwono, KPK juga menetapkan orang kepercayaan dan tim sukses bupati, Kedy Afandi (KA) sebagai tersangka.

"Setelah melakukan penyelidikan, kami menemukan bukti permulaan yang cukup dan kita tingkatkan ke penyidikan. Hasil kerja keras tersebut menetapkan dua orang tersangka," ujar Ketua KPK Firli Bahuri dalam jumpa pers di Jakarta, Jumat 3 September 2021.

KPK menduga Budhi Sarwono menerima komitmen ‘fee’ miliaran rupiah atas berbagai pekerjaan proyek infrastruktur di Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah.

“Diduga BS telah menerima komitmen ‘fee’ atas berbagai pekerjaan proyek infrastruktur di Kabupaten Banjarnegara kurang lebih senilai Rp 2,1 miliar,” katanya.

Berikut sosok Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono:

1. Pernah Salah Sebut Nama Luhut Pandjaitan

Budhi Sarwono pernah salah menyebutkan nama Luhut Pandjaitan menjadi Penjaitan.

“Mohon maaf kemarin saya menyebut pak Penjaitan karena saya kurang hafal, namanya panjang sekali,” kata Bupati Banjarnegara, melalui video yang diunggah di akun media sosial Pemkab Banjarnegara, Senin 23 Agustus 2021.

2. Sebut Gus Dur 'Picek'

Sebuah video berdurasi 23 detik menagkap Budhi Suwarno yang menyinggung keputusan Gus Dur soal penutupan Departemen Penerangan dan Kementerian Sosial.

Namun di tengah pembicaraannya, Budhi Suwarno seolah melontarkan cibiran yang menyasar fisik Gus Dur.

"Gusdur seng picek bae nutup dinas penerangan karo sosial. Apa maning wincin seng matane melek," kata Budhi Sarwono.

3. Tidak Melarang Hajatan di Tengah Pandemi

Budhi Sarwono memberikan izin warganya yang hendak menggelar keramaian seperti hajatan, pengajian hingga pesta kesenian dan olahraga di tengah melonjaknya kasus Covid-19.

"Daripada kami larang, namun kegiatan berkerumun dilaksanakan secara sembunyi-sembunyi tanpa ada pengawasan, lebih baik terbuka transparan agar masyarakat bisa melapor ke tim satgas. Jadi kita pendampingannya lebih tegas gitu," kata Budhi, dalam acara Mata Najwa bertajuk 'Jangan-Jangan Bupati Banjarnegara Tak Percaya Covid?', seperti dikutip Kamis, 24 Juni 2021.

4. Pernah Meminta Gajinya Naik 20 Kali Lipat

Budhi Sarwono mengatakan bahwa gaji yang dia dapatkan terlalu kecil dan menganggap dengan gaji tersebut sangat berisiko membuat bupati-bupati berbuat nakal.

Ia bahkan berharap agar gaji bupati bisa naik hingga Rp100 juta atau Rp150 juta.

5. Tantang Balik KPK

Budhi Sarwono dengan tegas membantah dugaan KPK yang menyebutkan bahwa dia menerima fee senilai Rp2,1 miliar tersebut.

“Saya tadi diduga menerima uang Rp2,1 miliar. Mohon untuk ditunjukkan yang memberi siapa, kepada siapa, silakan ditunjukkan dan pemberinya siapa yang memberikan ke saya. Insya Allah saya tidak pernah menerima pemberian dari para pemborong semua,” katanya.***

Diterbikan: oposisicerdas.com
Foto: Bupati Banjarnegara, Budhi Sarwono/Net
Sosok Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono, Pernah Minta Naik Gaji 20 Kali Lipat Sosok Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono, Pernah Minta Naik Gaji 20 Kali Lipat Reviewed by Admin Oposisi on Rating: 5