Adsterra

Breaking News

Terungkap Ijazah Jokowi Ternyata Beda Sendiri? Pimpinan UGM Bereaksi


Oposisi Ccrdas | Ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo atau Jokowi terus menjadi sorotan. Kali ini, perhatian publik tertuju pada format dokumen akademik yang disebut berbeda dengan ijazah yang diterbitkan perguruan tinggi pada masa sekarang.

Publik menyoroti sejumlah detail dalam ijazah Jokowi, mulai dari bentuk penulisan hingga sistem penomorannya. Rektor Universitas Gadjah Mada (UGM) Prof. Ova Emilia pun telah memberikan penjelasan terkait ijazah Sarjana (S1) Fakultas Kehutanan milik Jokowi pada Agustus 2025 lalu yang hingga kini masih terus diperbincangkan. 

Menurut Ova, perbedaan tampilan antara ijazah Jokowi dan dokumen akademik yang diterbitkan saat ini tidak serta-merta menunjukkan adanya kejanggalan. Sebab, sistem administrasi pendidikan tinggi pada masa Jokowi kuliah belum seperti sekarang.

Pada era tersebut, penulisan ijazah masih dilakukan secara manual dengan tulisan tangan halus. Selain itu, belum ada standar format ijazah yang seragam untuk seluruh perguruan tinggi seperti yang diterapkan saat ini.

“Waktu itu juga belum sampai ada penyeragaman seperti saat ini di mana Dikti memiliki format khusus sehingga ada perbedaan antara satu dan lainnya. Tetapi kami punya dokumen arsip untuk hal itu,” kata Ova.

UGM sendiri disebut memiliki arsip akademik yang dapat digunakan untuk melakukan verifikasi terhadap dokumen milik alumninya. Karena itu, Ova menegaskan klarifikasi mengenai ijazah Jokowi merupakan bagian dari proses verifikasi yang dapat dilakukan kampus.

Ia juga membantah anggapan bahwa verifikasi tersebut dilakukan semata-mata karena Jokowi pernah menduduki posisi sebagai Presiden Republik Indonesia. Menurutnya, setiap alumni memiliki hak untuk mendapatkan layanan verifikasi apabila membutuhkan kepastian mengenai status akademiknya.

“Bukan karena yang dipertanyakan ini orang nomor satu, tapi jika ada alumni yang ingin diverifikasi kami juga akan melakukan langkah-langkah verifikasi sesuai proporsinya,” ujar Ova.

Ova menjelaskan verifikasi tersebut dapat dilakukan untuk berbagai kebutuhan alumni, termasuk ketika seseorang membutuhkan kepastian status akademik untuk keperluan pekerjaan maupun kepentingan lainnya.

Penjelasan dari pihak rektorat kemudian diperkuat oleh Dekan Fakultas Kehutanan UGM Sigit Sunarta. Ia menyebut pihak fakultas telah membandingkan ijazah Jokowi dengan dokumen milik teman satu angkatannya di Fakultas Kehutanan yang lulus pada waktu bersamaan.

“Kami sudah mencoba melihat format ijazah yang diterima Bapak Jokowi dengan teman satu angkatan yang lulus pada waktu bersamaan, persis format Fakultas Kehutanan dengan tulisan tangan halus,” ungkap Sigit.

Meski demikian, Sigit mengatakan pihaknya tidak dapat memastikan apakah fakultas lain menggunakan format yang sama pada periode tersebut. 

“Untuk fakultas lain kami tidak mengetahui secara pasti tapi di Fakultas Kehutanan seragam seperti itu,” ucapnya.

Selain bentuk fisik, sistem penomoran juga sempat menjadi bahan perhatian. Nomor seri ijazah Jokowi disebut tidak menggunakan sistem klaster seperti yang lazim ditemukan pada dokumen akademik masa kini.

Sigit menjelaskan nomor tersebut menggunakan sistem yang berlaku di Fakultas Kehutanan saat itu. Nomor diberikan berdasarkan urutan nomor induk mahasiswa yang diluluskan, kemudian ditambahkan kode fakultas.

“Nomor tersebut berdasarkan urutan nomor induk mahasiswa yang diluluskan dan ditambahkan FKT, singkatan dari nama fakultas,” jelas Sigit.

Terungkap Ijazah Jokowi Ternyata Beda Sendiri? Pimpinan UGM Bereaksi Terungkap Ijazah Jokowi Ternyata Beda Sendiri? Pimpinan UGM Bereaksi Reviewed by Admin Oposisi on Rating: 5