Adsterra

Breaking News

Semeru Menggila, 29 Kali Erupsi dalam 6 Jam: Warga Dilarang Mendekat 5 Km


Oposisi Cerdas | Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, kembali menunjukkan aktivitas vulkanik tinggi. Dalam kurun hanya enam jam, gunung tertinggi di Pulau Jawa itu tercatat meletus sebanyak 29 kali.

Aktivitas tersebut terekam Pos Pengamatan Gunung Semeru pada Rabu, 9 September 2026, dalam periode pukul 00.00 hingga 06.00 WIB.

Selain puluhan letusan, petugas juga mencatat empat kali guguran dan empat kali tremor harmonik. Kondisi ini membuat status Gunung Semeru hingga kini masih berada pada Level III atau Siaga.

Petugas Pengamatan Gunung Semeru, Liswanto, menegaskan aktivitas erupsi masih berlangsung.

"Gunung Semeru mengalami 29 kali letusan selama 6 jam. Status Gunung Semeru masih siaga," kata Liswanto.

Dengan aktivitas tersebut, masyarakat diminta tidak mengabaikan zona bahaya yang telah ditetapkan. Warga dilarang melakukan aktivitas apa pun dalam radius 5 kilometer dari kawah puncak Gunung Semeru.

Larangan lebih luas juga berlaku di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan. Masyarakat diminta tidak melakukan aktivitas sejauh 13 kilometer dari puncak di sepanjang sektor tersebut.

Ancaman tidak hanya berasal dari letusan. Warga juga diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan awan panas, guguran lava, dan lahar, terutama di sepanjang sungai yang berhulu di puncak Semeru.**

Foto: Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur/Net

Semeru Menggila, 29 Kali Erupsi dalam 6 Jam: Warga Dilarang Mendekat 5 Km Semeru Menggila, 29 Kali Erupsi dalam 6 Jam: Warga Dilarang Mendekat 5 Km Reviewed by Admin Oposisi on Rating: 5