Adsterra

Breaking News

Viral WNI Diduga Tentara Bayaran Rusia Nyanyikan Indonesia Raya di Garis Depan Perang Lawan Ukraina


Oposisi Cerdas | Sebuah video yang beredar di media sosial menampilkan pria berseragam loreng yang diduga merupakan warga negara Indonesia (WNI) sedang berada di wilayah konflik Rusia-Ukraina. 

Dalam rekaman tersebut, pria itu terlihat menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya.

Video tersebut juga memuat narasi mengenai dua orang yang disebut-sebut berasal dari Indonesia dan berada di garis depan konflik dengan bergabung di pihak Rusia.

Akun Facebook Forum Militer Indonesia yang mengunggah rekaman itu menyoroti keputusan WNI yang diduga ikut dalam peperangan tersebut.

Diduga Bergabung sebagai Tentara Bayaran Rusia

Dalam unggahannya, akun tersebut turut membahas kemungkinan alasan WNI bergabung dalam konflik Rusia-Ukraina.

Faktor ekonomi hingga iming-iming bayaran disebut sebagai sejumlah kemungkinan.

Namun, unggahan tersebut juga membuka kemungkinan adanya faktor lain, termasuk propaganda, penipuan, atau bahkan paksaan untuk dikirim ke medan perang.

"Entah alasan mereka karena tergiur bayaran dan desakan ekonomi, atau termakan propaganda dari salah satu pihak, atau bahkan terkena scam dan dipaksa ke Frontline, sangat disayangkan melihat WNI gugur di peperangan orang lain, mengingat ini bukan kasus yang pertama," tutupnya.

Kasus WNI di Perang Rusia-Ukraina Bukan Pertama Kali

Keterlibatan WNI dalam konflik Rusia-Ukraina sebelumnya juga pernah menjadi perhatian setelah beredarnya rekaman mantan prajurit Marinir TNI AL, Satria Arta Kumbara alias Satria Kumbara.

Satria diketahui pernah mengaku bergabung sebagai pasukan bayaran Rusia dan terlibat dalam Russian Special Military Operations untuk berperang melawan Ukraina.

Dalam salah satu video yang beredar, Satria terlihat mengalami luka parah setelah disebut menjadi korban serangan mortir dan drone kamikaze tentara Ukraina.

Dalam kondisi terluka dan terlihat kesulitan bernapas, ia sempat menyampaikan ucapan untuk memperingati kemerdekaan Indonesia. Rekaman tersebut diduga dibuat pada 18 Agustus 2025 silam.

"Dirgahayu Republik Indonesia mudah-mudahan rakyat semakin sejahtera, tercipta lapangan kerja yang banyak untuk kesejahteraan rakyat di tangan Pak Prabowo Subianto. Sekali merdeka tetap merdeka," ucapnya dalam video.

Status Kewarganegaraan Satria Kumbara

Pemerintah Indonesia sebelumnya memastikan tidak melakukan pencabutan kewarganegaraan terhadap Satria Arta Kumbara.

Namun, pemerintah menjelaskan bahwa seseorang dapat kehilangan kewarganegaraan Indonesia secara otomatis jika terbukti memenuhi ketentuan dalam Undang-Undang Kewarganegaraan, termasuk terkait keterlibatan sebagai tentara asing.

“Saya tegaskan, tidak ada proses pencabutan kewarganegaraan Satria Arta Kumbara menjadi WNI, tapi yang bersangkutan kehilangan kewarganegaraan secara otomatis jika terbukti menjadi tentara asing karena sudah melanggar Undang-undang Kewarganegaraan RI,” ungkap Menteri Hukum, Supratman Andi Agtas, Rabu, 23 Juli 2025 lalu.

Sementara itu, identitas pria dalam video terbaru yang disebut sebagai WNI serta konteks lengkap rekaman tersebut belum dijelaskan lebih lanjut dalam informasi yang beredar. 

Video itu kini menjadi perhatian lantaran kembali memunculkan isu keterlibatan warga Indonesia dalam konflik bersenjata Rusia-Ukraina.***

Sumber: konteks
Foto: Pria berseragam loreng diduga WNI menyanyikan lagu Indonesia Raya di garis depan perang Rusia-Ukraina (Foto: Facebook/Forum Militer Indonesia)

Viral WNI Diduga Tentara Bayaran Rusia Nyanyikan Indonesia Raya di Garis Depan Perang Lawan Ukraina Viral WNI Diduga Tentara Bayaran Rusia Nyanyikan Indonesia Raya di Garis Depan Perang Lawan Ukraina Reviewed by Admin Oposisi on Rating: 5