Video Mesum Pelajar Banyuwangi dan Rentetan Kasus Asusila di Jatim
Jagat media sosial di Banyuwangi dihebohkan beredarnya rekaman suara bernuansa erotis yang memuat kalimat singkat "yang wes yang". Potongan audio itu mendadak viral dan banyak dijadikan latar berbagai unggahan video di media sosial yang diduga bersumber dari rekaman video asusila melibatkan sejoli pelajar di bawah umur.
Video amatir berdurasi singkat sumber suara itu pun menyebar cepat dari satu grup WhatsApp pelajar ke grup lainnya hingga memicu keprihatinan luas. Warga pun turut resah, demikian juga orang tua murid yang khawatir soal dampak buruk penyebaran konten tak senonoh itu terhadap anak-anak mereka.
"Saya dapat dari teman videonya dan suaranya sama persis dengan yang beredar itu," ungkap S, seorang warga Banyuwangi.
"Astaghfirullah, semoga tidak terjadi pada anak saya," kata Farah Hastuti, warga Banyuwangi lain yang ikut mencemaskan tren penyebaran video tersebut.
Merespons polemik ini, jajaran aparat penegak hukum bersama pihak terkait langsung bergerak menelusuri keaslian video, melacak pengunggah pertama, serta memastikan pendampingan bagi anak-anak yang diduga terlibat.
Hingga saat ini pihak kepolisian bersama Dinas Pendidikan setempat terus berkoordinasi untuk menentukan langkah penanganan hukum yang berpedoman pada Undang-Undang Perlindungan Anak serta Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).
Rentetan Kasus Asusila Remaja
Insiden video erotis di Banyuwangi menambah panjang daftar kasus pergaulan bebas dan tindakan asusila di lingkungan pelajar dan kaum muda di Jawa Timur. Fenomena ini mempertegas pengawasan moral serta ruang digital anak-anak di Jawa Timur kian mengkhawatirkan.
Sebelumnya, kasus serupa juga mencoreng institusi pendidikan di Jawa Timur ketika jagat maya dihebohkan oleh aksi nekat sejoli mahasiswa yang melakukan perbuatan asusila di dalam ruang kelas perguruan tinggi di Surabaya. Kasus tersebut berujung pada penanganan ketat oleh komisi etik kampus hingga pemanggilan orang tua pelaku.
Tak hanya di ruang tertutup, fenomena pergaulan bebas dan kelalaian pengawasan remaja juga kerap diwarnai aksi nekat di jalanan. Polrestabes Surabaya dan polsek jajaran berulang kali menindak belasan remaja yang terjaring razia akibat terlibat balap liar hingga menggelar pesta minuman keras (miras) hingga larut malam.
Bahkan pada tingkat yang lebih memprihatinkan, lemahnya kontrol sosial dan pergaulan bebas kerap bermuara pada kasus tindak pidana kejahatan seksual yang melibatkan belasan remaja sebagai pelaku, sebagaimana kasus kekerasan seksual kelompok di Sampang yang menyita perhatian publik Jawa Timur.
Maraknya rentetan kasus mulai dari balap liar, konsumsi miras, hingga penyebaran video tak senonoh ala *"yang wes yang"* ini menjadi sinyal peringatan keras. Berbagai pihak menyimpulkan perlunya sinergi kuat antara orang tua, lembaga pendidikan, dan aparat untuk memperketat pengawasan aktivitas digital maupun interaksi sosial anak di luar rumah.
Sumber: detik
Foto: Video Mesum Pelajar Banyuwangi/Net
Video Mesum Pelajar Banyuwangi dan Rentetan Kasus Asusila di Jatim
Reviewed by Admin Oposisi
on
Rating:
Reviewed by Admin Oposisi
on
Rating:
