Yuenchi Arwindi Buat Laporan Polisi Usai Namanya Dikaitkan dengan Kasus Febrie Adriansyah
Advokat Yuenchi Arwindi mengambil langkah hukum usai namanya ikut diseret dalam kasus eks Jampidsus Febrie Adriansyah.
Langkah tegas ini diambil menyusul narasi yang menyatakan bahwa dirinya menerima dana dari Febrie Adriansyah yang kini telah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) tata kelola batu bara.
Melalui video klarifikasinya, Yuenchi Arwindi menegaskan bahwa dirinya tidak menerima aliran dana maupun aset milik Febrie Adriansyah.
"Sumpah demi Allah, demi Tuhan Yang Maha Esa, tuduhan tersebut sebagai simpanan ataupun ani-ani, serta penyimpanan aset ataupun menerima uang miliaran rupiah adalah tidak benar dan tidak berdasar," kata Yuenchi, dikutip dari akun X @PartaiScomed pada Rabu, 15 Juli 2026.
Sebagai advokat ia mengaku hanya menjalani profesinya dengan menjunjung kode etik, seperti mendampingi klien serta saksi di peradilan sesuai perundang-undangan yang berlaku.
Yuenchi menegaskan bahwa tidak pernah bertemu dan berinteraksi dengan eks Jampidsus Kejagung tersebut.
"Saya menduga hal ini terjadi karena saya pernah melakukan pekerjaan sebagai advokat di salah satu kantor hukum yaitu berinisial BS yang berada di sekitar kantor Kejaksaan Agung," tuturnya.
"Tetapi saya di sana melakukannya dengan secara profesional dan tidak pernah melanggar kode etik advokat ataupun perbuatan yang berlawanan dengan perundang-undangan yang berlaku," sambungnya.
Menanggpi isu tersebut, Yuenchi Arwindi mengambil langkah hukum terhadap pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.
"Saat ini saya dan tim sedang melakukan pendataan terhadap akun-akun ataupun media sosial yang menyebarkan informasi yang tidak benar mengenai saya," ujar Yuenchi.
"Terhadap pihak-pihak tersebut, saya akan mengambil langkah hukum sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku," sambungnya.
Yuenchi juga mengimbau kepada masyarakat untuk lebih selektif untuk mempercayai informasi yang beredar.
Yuenchi Arwindi Dituding Terima Dana dari Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Yuenchi Arwindi menjadi sorotan publik setelah disebut-sebut terlibat penyimpanan aset Febrie Adriansyah yang disimpan atas namanya.
Namun, Yuenchi Arwindi langsung membantah narasi yang menyatakan bahwa dirinya menerima dana dari Febrie Adriansyah, eks Jampidsus yang telah ditetapksan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) tata kelola batu bara.
Yuenchi membantah tudingan tersebut melalui Surat Klarifikasi yang menyebutkan beberapa fakta terkait pekerjaannya yang juga barada di dunia hukum sebagai seoarang advokat.
Dari keterangan yang disampaikan itu, Yuenchi menegaskan bahwa dirinya tidak menerima dana dari tersangka Febrie Adriansyah.
Berikut isi surat klarifikasi Yuenchi yang membantah tudingan menerima aliran dana dari eks Jampidsus Febrie Adriansyah.
1. Bahwa pada periode Februari 2025 sampai dengan September 2025, saya bekerja sebagai Advokat pada Bima Sena Law Firm;
2. Bahwa selama bekerja di kantor hukum tersebut, saya menjalankan tugas bersama Managing Partner, seorang Senior Lawyer sebagai mentor, serta seorang staf administrasi
3. Bahwa selain menjalankan tugas sebagai Advokat, saya juga diberikan tanggung jawab administratif sebagai General Affairs, yang meliputi penyusunan dokumen hukum (legal drafting) serta pengelolaan petty cash kantor yang digunakan semata-mata untuk memenuhi kebutuhan operasional kantor,
4. Bahwa selama bekerja di Bima Sena Law Firm, saya hanya menangani satu perkara, yaitu perkara yang berkaitan dengan PPKH milik Perusahaan Bakrie,
5. Bahwa dana petty cash yang berada dalam pengelolaan saya setiap bulannya hanya berkisar antara Rp5.000.000,00 (lima juta rupiah) sampai dengan Rp 10.000.000,00 (sepuluh juta rupiah) dan seluruh penggunaannya diperuntukkan bagi kebutuhan operasional kantor, bukan merupakan penerimaan pribadi maupun dana yang berasal dari pihak lain;
6. Bahwa pada bulan Agustus 2025 telah diterbitkan Surat Panggilan Klarifikasi dari Markas Besar Kepolisian Negara Republik Indonesia (Mabes Polri) yang dikirimkan ke alamat Bima Sena Law Firm. Namun, surat panggilan tersebut tidak saya terima secara langsung pada saat itu sehingga saya tidak mengetahui adanya panggilan dimaksud dan karenanya tidak dapat memenuhi panggilan tersebut
7. Bahwa sejak tanggal 5 Oktober 2025 sampai dengan saat ini, saya bekerja sebagai Advokat pada Husendro & Partners Law Firm." tulis Surat Klarifikasi Yuenchi Arwindi.
Yuenchi Arwindi Buat Laporan Polisi Usai Namanya Dikaitkan dengan Kasus Febrie Adriansyah
Reviewed by Admin Oposisi
on
Rating:
Reviewed by Admin Oposisi
on
Rating:
