Korban Gempa Bumi Venezuela: 600 Orang Tewas dan Lebih dari 50 Ribu Lainnya Hilang
Jumlah korban tewas akibat gempa bumi di Venezuela telah mencapai 589 orang per Jumat 26 Juni 2026.
Diperkirakan jumlah korban akan meningkat tajam dalam beberapa jam mendatang karena ada lebih dari 50.000 orang dilaporkan hilang.
Setelah gempa bumi berkekuatan Magnitudo 7,2 dan 7,5 yang terjadi secara beruntun pada Rabu malam, Menteri Kesehatan Venezuela Carlos Alvarado mengatakan kepada media pemerintah bahwa setidaknya ada 4.300 orang terluka.
Ia juga menyampaikan jumlah korban diperkirakan akan meningkat mengingat banyaknya orang yang hilang.
Pelaksana Tugas Presiden, Delcy RodrÃguez, mengumumkan jumlah korban tewas terbaru saat ia menyambut kedatangan tim penyelamat dari seluruh dunia.
“Kami akan menyelamatkan orang-orang yang terjebak,” katanya, mengutip Associated Press.
Banyak keluarga mengunggah gambar orang-orang terkasih mereka yang belum terdengar kabarnya sejak gempa bumi terjadi. Hingga Jumat pagi, 57.287 orang dilaporkan hilang dan masih belum ada kontak dari 49.519 di antaranya.
“Selebaran orang hilang dengan foto orang-orang terkasih dibagikan di jalanan sementara yang lain membagikan daftar nama yang ditulis tangan saat mereka mencari,” lapor AP.
Tim penyelamat masih terus mencari korban selamat di gedung-gedung yang runtuh di Caracas dan negara bagian La Guaira di mana teriakan minta tolong terdengar dari bawah reruntuhan.
Televisi Pemerintah Venezuela menayangkan gambar-gambar penyelamatan, termasuk seorang wanita yang terjebak di bawah lempengan semen yang berhasil dikeluarkan hidup-hidup.
Graciela Mora sadar saat ditarik dari reruntuhan di La Guaira, dan mengatakan kepada wartawan, "Ketika gempa dimulai, saya berpegangan seerat mungkin pada kusen pintu."
Yang lain menggambarkan ketakutan dan kekacauan.
Seperti yang dilaporkan sebelumnya oleh Newsweek, Marian Rieber, seorang jurnalis kesehatan di Caracas, mengatakan, ia sedang membawa anjingnya menuruni tangga ketika semuanya mulai bergerak dari kiri ke kanan dengan sangat kuat seolah-olah itu adalah gelombang pasang di pantai.
"Saya merasa lantai terus bergerak, lalu gempa susulan datang," tambahnya.
Tony Frangie Mawad, seorang jurnalis yang berbasis di Caracas, berada di dalam lift ketika guncangan dimulai. Ketika pintu akhirnya terbuka di ruang bawah tanah kedua gedung itu, ia dan dua orang lainnya berlari ke tempat parkir.
"Saat itulah saya menyadari bahwa itu bukan hanya guncangan kecil," katanya. "Bangunan belum pernah runtuh di Caracas akibat gempa sejak tahun 1967."
Ia menambahkan bahwa kondisinya tampak seperti Gaza yang dibom Israel.
Gempa bumi kedua adalah yang terkuat yang melanda negara itu sejak tahun 1900, membentuk rangkaian yang disebut "doublet", yang berbeda dari skenario tipikal di mana gempa yang lebih besar diikuti oleh gempa susulan yang jauh lebih kecil. ***
Sumber: konteks
Foto: Gempa bumi Venezuela menewaskan ratusan orang dan puluhan ribu lainnya dinyatakan hilang. (Foto: Ist)
Korban Gempa Bumi Venezuela: 600 Orang Tewas dan Lebih dari 50 Ribu Lainnya Hilang
Reviewed by Admin Oposisi
on
Rating:
Reviewed by Admin Oposisi
on
Rating:
