Misteri Penyebab Kematian Tamtama TNI AL, Keluarga Terkejut saat Buka Peti Jenazah
Kematian tamtama muda TNI Angkatan Laut (AL), Kelasi Dua Ghofirul Kasyfi, menyisakan duka mendalam bagi keluarga di Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur. Suasana haru berubah menjadi kecurigaan saat keluarga membuka peti jenazah dan melihat kondisi tubuh korban.
Peristiwa itu terjadi ketika jenazah tiba di rumah duka di Kelurahan Kemayoran, Bangkalan yang diantar rekan dan sejumlah senior korban. Dalam video amatir, tampak keluarga didampingi beberapa anggota TNI AL saat membuka peti jenazah.
Raut wajah keluarga, terutama ayah korban Mahbub Madani, berubah saat melihat adanya lebam pada wajah korban. Mahbub sempat marah ketika salah satu anggota TNI senior menyebut lebam tersebut sebagai tanda lahir.
Mahbub menegaskan, anaknya tidak memiliki tanda lahir di bagian wajah. Kecurigaan keluarga semakin kuat setelah menemukan lebam di sejumlah bagian tubuh lain.
Bahkan, pada bagian selangkangan korban terlihat adanya luka berdarah. Selain itu, ditemukan pula bekas jeratan di bagian bawah leher korban yang disebut sebagai tanda bunuh diri.
Keluarga menolak penjelasan tersebut. Mereka meyakini korban tidak mungkin mengakhiri hidupnya. Keluarga menduga Ghofirul Kasyfi menjadi korban kekerasan oleh seniornya selama bertugas.
Dugaan ini diperkuat oleh pengakuan korban semasa hidup kepada orang tuanya, yang menyebut kerap mendapat perlakuan kasar. Keluarga juga menilai terdapat kejanggalan dalam penjelasan pihak TNI AL yang dinilai berubah-ubah terkait penyebab kematian.
Atas dasar itu, keluarga melalui kuasa hukum berencana mengajukan permohonan autopsi dan pembongkaran makam untuk mengungkap penyebab pasti kematian korban.
“Saat jenazah tiba, saya meminta peti dibuka. Awalnya hanya bagian wajah yang dibuka, dan sudah terlihat lebam. Keesokan paginya sebelum dimakamkan, peti dibuka kembali dan terlihat banyak lebam di bagian tubuh depan. Yang membuat saya semakin curiga, disebutkan korban gantung diri, tetapi bekas jeratan justru berada di bagian bawah leher, bukan di posisi yang seharusnya. Saat itu saya mulai marah,” ujar Mahbub.
Sementara itu, kuasa hukum keluarga, Mohammad Soleh menyampaoikan bahwa akan menempuh langkah hukum untuk mengungkap kasus tersebut secara transparan.
“Kami akan mengajukan surat kepada Koarmada II Surabaya untuk dilakukan autopsi. Jika hasil autopsi tidak menemukan tanda kekerasan, keluarga akan menerima. Jika terbukti ada tanda kekerasan maka kasus ini harus diusut tuntas dan semua pihak yang terlibat harus bertanggung jawab. Hingga saat ini, keluarga juga belum menerima kronologi lengkap kejadian,” kata Soleh.
Hingga kini, pihak keluarga masih menunggu respons resmi dari TNI AL terkait permintaan autopsi dan penjelasan menyeluruh atas kematian Ghofirul Kasyfi
Sumber: inews
Foto: Mahbub Madani, ayah tamtama muda TNI AL, Kelasi Dua Ghofirul Kasyfi saat mengungkapkan sejumlah kejanggalam penyebab kematian anaknya. (Foto: iNews).
Misteri Penyebab Kematian Tamtama TNI AL, Keluarga Terkejut saat Buka Peti Jenazah
Reviewed by Admin Oposisi
on
Rating:
Reviewed by Admin Oposisi
on
Rating:
