Kronologi Guru Baru Mengajar 2 Minggu Gadaikan Laptop Murid, Video Dilabrak Keluarga Korban Viral
Video viral yang memperlihatkan seorang guru bernama Salpa Rizki Apriyanto
dilabrak keluarga murid sukses menyita perhatian publik di media sosial.
Guru Sosiologi tersebut menjadi sorotan setelah diduga menggadaikan laptop
milik muridnya tanpa izin.
Peristiwa itu memicu kemarahan keluarga korban dan membuat netizen ramai
membahas kasus tersebut di berbagai platform media sosial.
Kronologi kejadian pertama kali diungkap oleh kakak korban melalui unggahan
viral di internet. Ia menjelaskan bahwa kejadian bermula pada 8 Mei 2026
sekitar pukul 19.00 WIB saat adiknya yang berinisial C meminta izin meminjam
laptop miliknya untuk mengerjakan tugas kelompok sekolah.
“8 Mei 26, pukul 19.00 adek saya izin pakai laptop saya untuk kerja
kelompok,” tulisnya dalam unggahan tersebut.
Namun, saat sang adik pulang sekitar pukul 21.30 WIB, laptop tersebut
ternyata tidak dibawa kembali ke rumah. Ketika ditanya keberadaan laptopnya,
sang adik mengaku bahwa barang itu sedang dipinjam oleh temannya untuk
mengetik tugas kelompok.
Mendengar hal tersebut, kakak korban langsung menegur adiknya karena
dianggap tidak menjaga barang pribadi dengan baik.
Ia kemudian meminta sang adik segera mengambil laptop itu kembali. Akan
tetapi, usaha untuk menghubungi teman yang disebut meminjam laptop tersebut
tidak membuahkan hasil.
Beberapa jam kemudian, tepatnya sekitar pukul 22.30 WIB, sang adik akhirnya
mengaku jujur bahwa laptop tersebut sebenarnya dipinjam oleh guru
Sosiologinya yang bernama Salpa Rizki Apriyanto.
Menurut pengakuan adiknya, guru tersebut baru dua Minggu mengajar sebagai
guru pengganti di salah satu SMA di Jakarta.
“Adek saya mengaku kalau itu dipinjam guru Sosiologinya yang bernama Salpa
Rizki Apriyanto,” ungkap kakak korban.
Seorang guru pengganti SMA menggadaikan Laptop milik murid nya di Jakarta .
— liaa (@liaasister) May 10, 2026
Guru ini baru menjadi guru pengganti pelajaran Sosiologi selama 2 minggu , dan meminta murid nya untuk meminjami laptop .
Setelah itu pelaku sulit dihubungi , ternyata sudah menggadaikan nya senilai… pic.twitter.com/LQg3gJGtHT
Ia mengaku langsung curiga laptop tersebut akan digadaikan. Sang adik pun
menjelaskan alasan dirinya meminjamkan laptop itu karena guru tersebut
mengaku sedang membutuhkan secara mendesak untuk menyelesaikan banyak
pekerjaan.
Kakak korban kemudian meminta nomor telepon sang guru untuk meminta
penjelasan langsung. Ia juga menjelaskan bahwa laptop tersebut sangat
penting karena digunakan untuk mengerjakan skripsi.
Tak lama setelah dihubungi, guru tersebut akhirnya datang ke rumah korban
untuk memberikan klarifikasi. Dalam pertemuan itu, keluarga langsung
melabrak sang guru terkait keberadaan laptop.
Di hadapan keluarga korban, guru tersebut akhirnya mengaku bahwa laptop
milik murid tersebut memang telah digadaikan.
Setelah pengakuan itu, kakak korban bersama guru tersebut langsung pergi ke
tempat pegadaian untuk menebus laptop yang sudah digadaikan. Ia mengaku
harus mengeluarkan uang sekitar Rp3 juta untuk mengambil kembali barang
miliknya.
“Di sini gue tebus pakai duit gue sekitar Rp3 jutaan,” tulisnya.
Saat tas milik guru tersebut dibuka, keluarga korban juga menemukan surat
gadai lain yang diduga berkaitan dengan barang berbeda.
Temuan itu membuat netizen semakin heboh karena diduga bukan hanya satu
laptop yang digadaikan oleh sang guru.
Kasus ini pun langsung menuai berbagai komentar dari warganet. Banyak
netizen menyayangkan tindakan seorang guru yang seharusnya menjadi panutan
bagi murid-muridnya.
Tidak sedikit pula yang meminta pihak sekolah segera mengambil tindakan
tegas terkait dugaan pelanggaran tersebut.
Hingga kini, video dan cerita mengenai kasus guru yang diduga menggadaikan
laptop murid itu masih ramai diperbincangkan di media sosial dan terus
menjadi sorotan publik.
Sumber:
suara
Foto: Kronologi Guru Baru Mengajar 2 Minggu Gadaikan Laptop Murid, Video
Dilabrak Keluarga Korban Viral [X]
Kronologi Guru Baru Mengajar 2 Minggu Gadaikan Laptop Murid, Video Dilabrak Keluarga Korban Viral
Reviewed by Admin Oposisi
on
Rating:
Reviewed by Admin Oposisi
on
Rating:
