Adsterra

Breaking News

Kata Pigai soal Begal Tak Boleh Ditembak, Hotman Paris: Pikir Lagi, Apa Anda Cocok Jadi Menteri?


Pernyataan Menteri Hak Asasi Manusia (HAM), Natalius Pigai terkait penanganan pelaku pembegalan mendadak jadi buah bibir.

Pigai menegaskan bahwa pelaku begal tidak boleh ditembak karena dianggap melanggar HAM.

Sontak, pernyataan ini memicu reaksi keras dari berbagai kalangan, mulai dari politisi hingga pengacara kondang.

Kritik pedas salah satunya datang dari Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni.

Menurut Sahroni, logika sang Menteri keliru. Ia menilai justru para pembegallah yang telah merampas HAM masyarakat untuk merasa aman.


"Begal wajib ditindak dengan tembakan terukur, bukan tembakan mematikan. Itu yang saya setuju. Bapak kan MenHAM, harus bela dan berikan masyarakat rasa nyaman dan aman. Jangan malah dukung begal ya, Pak Pigai," ujar Sahroni melalui akun media sosialnya.

Hotman Paris: "Coba Bayangkan Kalau Istrimu Dibegal"

Senada dengan Sahroni, pengacara senior Hotman Paris Hutapea juga melontarkan protes keras.

Lewat sebuah video di akun Instagram-nya pada Jumat (22/5/2026), Hotman tak segan mempertanyakan kapasitas Natalius Pigai sebagai menteri.

"Halo Pak Pigai Menteri HAM, sudah waktunya Anda mikir lagi. Apa Anda cocok jadi menteri HAM?" tantang Hotman dengan nada geram.

Hotman meminta Pigai untuk menggunakan empati sebelum mengeluarkan pernyataan.


Ia mengajak sang Menteri membayangkan jika kekerasan tersebut menimpa orang terdekatnya sendiri.

"Orang begal sudah di mana-mana, kau bilang melanggar HAM. Coba kau bayangkan keluargamu dibegal, istrimu dibegal. Kau bilang kalau begalnya ditembak itu melanggar hak asasi?" imbuhnya.

Meski mengaku sebagai pendukung setia pemerintahan Prabowo, Hotman menegaskan bahwa dirinya tidak akan tinggal diam jika melihat kebijakan atau pendapat menteri yang dianggapnya tidak masuk akal.

"Saya membantu Pak Prabowo agar sukses, tapi bukan berarti saya membantu pendapat-pendapat Anda yang konyol," ucapnya.

Pertanyakan Prestasi dan Ajak Jadi Asisten

Tak berhenti di situ, Hotman juga menyentil kinerja Natalius Pigai selama menjabat.

Ia membandingkan jam terbangnya dalam membela korban HAM melalui program "Hotman 911" dengan pencapaian sang Menteri yang menurutnya belum terlihat.

"Gue kesel sama lu. Begitu banyak pelanggaran HAM di negeri ini, satu pun belum berhasil kau bela. Sudah ribuan korban HAM dibela oleh Hotman 911. Apa yang sudah kau bela?" ujar Hotman.

Sebagai penutup yang menohok, Hotman bahkan melontarkan sindiran pedas dengan mengajak Pigai beralih profesi menjadi asistennya jika merasa tidak sanggup mengemban tugas sebagai menteri.

"Pikir ulang untuk jadi menteri deh. Kau jadi pengacara saja, siapa tahu bisa jadi asisten Hotman. Nanti kemungkinan besar bisa dapat Lamborghini kalau jadi pengacara," katanya berseloroh.

Hingga berita ini diunggah, pernyataan kontroversial Menteri HAM tersebut terus menuai perdebatan panas di ruang publik, terutama terkait batasan perlindungan HAM bagi pelaku kriminalitas jalanan yang kian meresahkan.

Sumber: suara
Foto: Hotman Paris semprot Menteri HAM Natalius Pigai soal pelaku begal yang tidak boleh ditembak karena akan menggar HAM. [Tiara Rosana/Suara.com]

Kata Pigai soal Begal Tak Boleh Ditembak, Hotman Paris: Pikir Lagi, Apa Anda Cocok Jadi Menteri? Kata Pigai soal Begal Tak Boleh Ditembak, Hotman Paris: Pikir Lagi, Apa Anda Cocok Jadi Menteri? Reviewed by Admin Oposisi on Rating: 5