Breaking News

Militer Iran Kembalikan Lagi Selat Hormuz ke Status Ditutup, Anggap Blokade AS Belum Dibuka


Setelah sempat dibuka beberapa jam, Militer Iran kembali menetapkan status Selat Hormuz dalam keadaan ditutup.

Militer Iran menganggap blokade Amerika Serikat terhadap selat Hormuz dan pelabuhan Iran, belum dibuka sepenuhnya.

Juru bicara Markas Besar Pusat Khatam Al-Anbia, Ebrahim Zolfaghari, menekankan bahwa Selat Hormuz, berada di bawah kendali ketat Angkatan Bersenjata Iran dan akan tetap dalam keadaan operasional sebelumnya.

Dalam sebuah pernyataan pada hari Sabtu (18/4/2026), juru bicara militer Iran mengatakan bahwa sesuai dengan pemahaman sebelumnya yang dicapai selama negosiasi yang dilakukan dengan itikad baik, Iran telah setuju untuk mengizinkan secara terbatas kapal tanker minyak dan kapal komersial untuk melewati Selat Hormuz secara terkendali.

Namun, dia menyatakan bahwa Amerika Serikat, karena pelanggaran komitmen yang berulang dan sejarah perilaku buruk, telah melanjutkan tindakan pembajakan dan perampokan laut dengan dalih apa yang disebutnya sebagai blokade.

"Akibatnya, kendali atas Selat Hormuz telah dikembalikan ke keadaan sebelumnya, dan jalur air strategis ini berada di bawah manajemen dan kendali ketat Angkatan Bersenjata," kata juru bicara tersebut dilansir dari Tasnim News Agency, Sabtu.

Ebrahim menyatakan bahwa sampai Amerika Serikat mengakhiri blokade atau pembatasan terhadap pergerakan bebas kapal dari Iran ke tujuan mereka dan dari tempat lain ke Iran, situasi di Selat Hormuz akan tetap dikendalikan secara ketat dan tidak berubah dari status sebelumnya.***

Sumber: pojoksatu
Foto: Jubir Markas Khatam Al Anbiya Iran, Ebrahim Zolfaghari. (ist)

Militer Iran Kembalikan Lagi Selat Hormuz ke Status Ditutup, Anggap Blokade AS Belum Dibuka Militer Iran Kembalikan Lagi Selat Hormuz ke Status Ditutup, Anggap Blokade AS Belum Dibuka Reviewed by Oposisi Cerdas on Rating: 5

Tidak ada komentar