Breaking News

Jusuf Kalla Ungkap Dua Keunggulan Bangsa Iran Sehingga Sulit Dikalahkan Amerika dan Israel


Mantan Wapres Jusuf Kalla (JK) mengungkap dua keunggulan bangsa Iran sehingga akan sulit dikalahkan oleh tentara Amerika Serikat dan Israel.

Wapres yang karib disapa JK ini merupakan bangsa yang unggul di bidang ilmu pengetahuan atau teknologi dan juga memiliki mentalitas yang berbeda dengan negara Arab lainnya.

Menurut JK dalam kuliah umum di Universitas Indonesia (UI), Depok, Selasa (7/4/2026), tak hanya ilmu pengetahuan, JK menyebut mentalitas bangsa Iran terbentuk karena mereka memiliki catatan sejarah yang berbeda dengan negara-negara Arab lainnya.

"Dia tidak pernah dijajah. Negara Arab dijajah oleh Inggris dan Prancis, tapi Iran atau Persia tidak," tegasnya.

Jusuf Kalla menilai Iran merupakan negara yang sulit dikalahkan karena keunggulannya dalam penguasaan teknologi militer.

"Mungkin hari ini Iran diserang, tapi Iran akan melawan. Karena perang sekarang bukan perang orang, perang teknologi. Siapa yang menguasai teknologi, dia yang menang," katanya.

JK juga membahas akar kekuatan Iran yang berasal dari bangsa Persia. Dimana bangsa Persia ini memiliki sejarah panjang sebagai pusat ilmu pengetahuan dunia, mulai dari ahli matematika hingga kedokteran.

Menurut JK, dalam sejarah Islam, ahli-ahli ilmu sains dan teknologi zaman abad ke-7 dan ke-8 lebih banyak dari Persia. Seperti ahli matematika Al-Khawarizmi atau Aljabar, ahli kedokteran Ibnu Sina atau Avicena, ahli astronomi seperti Omar Kayam dan Al Biruni.

“Jadi memang Persia mempunyai spirit ilmu pengetahuan," tegas JK.

JK kemudian membandingkan kondisi Iran dengan Palestina.

Menurutnya, faktor utama yang membuat suatu bangsa sulit bertahan dalam perang modern adalah kemandirian teknologi.

"Kenapa Palestina kalah? Karena teknologinya tidak ada. Kenapa Iran bertahan? Karena teknologi dia kuat. Di bawah gunung dia bikin terowongan, dia bikin (senjata). Di mana ahlinya? Dari universitas," tegasnya.

Amerika Tukang Gertak

Selain itu, Jusuf Kalla turut menyoroti kekuatan militer Amerika Serikat (AS). Ia menilai AS sering kali memulai perang sebagai gertakan terhadap negara-negara lain, khususnya di Timur Tengah, untuk membeli senjata mereka.

"Amerika tidak pernah menang perang setelah Perang Dunia Kedua. Di Korea tidak bisa menang, di Vietnam lari terbirit-birit, di Afghanistan lari juga, di Irak juga begitu," kata JK.

Menurut JK, Iran menyadari bahwa AS lebih banyak menggunakan pengaruh ekonomi dan diplomasi senjata. Hal inilah yang membuat Iran tidak gentar menghadapi tekanan dari negara adidaya tersebut.

"Seluruh negara Arab baru sadar bahwa Amerika itu hanya gertak saja supaya bisa bantu macam-macam, akhirnya beli senjata sekian miliar dolar. Karena itu, kalau Anda belajar hubungan internasional, Anda harus tahu sejarah," tegasnya.

Diketahui, bangsa Persia adalah kelompok etnis Indo-Eropa yang secara historis mendiami wilayah Iran modern dan merupakan pendiri peradaban kekaisaran besar seperti Achaemenid, Parthia, Sasaniyah, yang pernah menguasai wilayah luas dari Balkan hingga India.***

Sumber: pojoksatu
Foto: Jusuf Kalla soal keunggulan bangsa Iran atau Persia. (ist)

Jusuf Kalla Ungkap Dua Keunggulan Bangsa Iran Sehingga Sulit Dikalahkan Amerika dan Israel Jusuf Kalla Ungkap Dua Keunggulan Bangsa Iran Sehingga Sulit Dikalahkan Amerika dan Israel Reviewed by Oposisi Cerdas on Rating: 5

Tidak ada komentar