Iran Dikepung 3 Kapal Induk Nuklir, Trump Kirim USS George HW Bush ke Timur Tengah
Presiden AS Donald Trump mengirim kapal induk ketiga ke Timur Tengah saat ia menyebut hanya tersisa 3.500 target dalam perang melawan Iran
“USS George HW Bush akan ditempatkan di wilayah tanggung jawab CENTCOM,” menurut sumber kepada CBS News, mengutip Rabu 1 April 2026.
Setelah tiba, para pejabat mengatakan kapal induk tersebut berpotensi bergabung dalam operasi tempur yang sedang berlangsung melawan Iran.
Pengerahan terbaru ini menambah kehadiran militer AS yang sudah dominan di wilayah tersebut.
Dua kelompok serang kapal induk, yang dipimpin oleh USS Gerald R. Ford dan USS Abraham Lincoln, telah berada di Timur Tengah sejak hari-hari pertama perang AS-Israel keroyok Iran.
Hal ini terjadi hingga Ford mengalami kebakaran di atas kapal, dan dialihkan ke pelabuhan angkatan laut di Kreta untuk perbaikan.
Sebagai penggantinya, USS Ross dikerahkan dari Norfolk, Virginia, pada hari Rabu lalu.
Kapal USS Donald Cook dan USS Mason juga meninggalkan Florida pada pekan ini untuk bergabung dengan Operasi Epic Fury.
Hal ini terjadi setelah Trump mengungkapkan bahwa AS masih memiliki 3.554 target yang belum diserang di Iran.
Berbicara kepada audiens di Miami, Presiden AS itu mengatakan, “Itu akan selesai dengan cukup cepat. Dan pada suatu saat kita harus menentukan apa yang akan kita lakukan.”
Diplomat utama Trump, Marco Rubio, juga mengatakan dia memperkirakan perang akan berakhir dalam “minggu, bukan bulan”.
“Ketika kita selesai dengan mereka di sini dalam beberapa minggu ke depan, mereka akan lebih lemah daripada yang pernah terjadi dalam sejarah baru-baru ini,” ucapnya.
Awal pekan ini, Iran mengizinkan beberapa kapal tanker minyak untuk melewati jalur pelayaran yang diblokir sebagai "hadiah" untuk menunjukkan bahwa mereka serius dalam negosiasi perdamaian.
Trump menambahkan, Teheran mengizinkan delapan "kapal besar pengangkut minyak" untuk lewat, diikuti oleh dua kapal lagi kemudian.
Hingga saat ini, Iran secara paksa mencegah kapal-kapal yang terkait dengan AS dan Israel untuk melewati jalur perdagangan utama tersebut.
Hal ini terjadi setelah Trump memperingatkan bahwa Iran "sebaiknya serius" dalam menyepakati kesepakatan perdamaian.
Melalui Truth Social, Trump menulis: "Mereka sebaiknya segera serius, sebelum terlambat, karena begitu itu terjadi, TIDAK ADA JALAN KEMBALI, dan itu tidak akan menyenangkan!"
Namun, militer Iran membantah adanya pembicaraan perdamaian yang sedang berlangsung, dan bahwa AS hanya berbicara sendiri.
Media Pemerintah Iran mengatakan, mereka telah menolak rencana perdamaian 15 poin yang diusulkan Trump, menyebutnya berlebihan.
Trump juga memanfaatkan kesempatan ini untuk mengkritik NATO karena tidak membantu AS di Selat Hormuz.
Sekali lagi di Truth Social, Trump menulis: “NEGARA-NEGARA NATO SAMA SEKALI TIDAK MELAKUKAN APA PUN UNTUK MEMBANTU BANGSA GILA IRAN YANG SEKARANG TELAH HANCUR SECARA MILITER.”
“AS TIDAK MEMBUTUHKAN APA PUN DARI NATO, TETAPI ‘JANGAN PERNAH LUPA’ POIN PENTING INI!”
Minggu lalu, ia mengecam sekutu NATO sebagai “pengecut”, menulis: “Tanpa AS, NATO ADALAH HARIMAU KERTAS! Mereka tidak ingin bergabung dalam perjuangan untuk menghentikan Iran yang memiliki kekuatan nuklir.” ***
Sumber: konteks
Foto: Kapal USS George HW Bush meninggalkan Pangkalan Angkatan Laut Norfolk, Virginia, AS, untuk memulai operasi dalam mendukung penempatan yang dijadwalkan ke Timur Tengah pada 31 Maret 2026. (Foto: MCS2 Derek Cole/Angkatan Laut AS)
Iran Dikepung 3 Kapal Induk Nuklir, Trump Kirim USS George HW Bush ke Timur Tengah
Reviewed by Oposisi Cerdas
on
Rating:
Reviewed by Oposisi Cerdas
on
Rating:

Tidak ada komentar