Breaking News

Desak Jokowi Tunjukkan Ijazah, Jusuf Kalla: Membiarkan Masyarakat Berkelahi Dua Tahun?


Jusuf Kalla atau JK kembali menyarankan agar Presiden RI ke-7 Joko Widodo atau Jokowi memperlihatkan ijazah aslinya.

Menurut Wapres RI ke-10 dan 12 itu, isu ijazah Jokowi ini telah menimbulkan kegaduhan luas di masyarakat.

Dikatakannya, sudah dua tahun terakhir publik saling berkonflik hingga mencaci maki karena isu ijazah Jokowi.

"Sudahlah Pak Jokowi, sudahlah, kasihlah ijazah saja," ujar JK di Jakarta mengutip Minggu 19 April 2026.

"Sensitif sekali itu ijazah. Kenapa sih? Dan saya lihat itu asli, kenapa tidak kasih liat? Membiarkan masyarakatnya berkelahi diri sendiri. Saling memaki masyarakat, dua tahun," imbuhnya.

Meski menjadi wapres saat Jokowi memerintah RI, JK menyebut dirinya lebih senior dan perlu memberikan nasihat kepada Jokowi.

"Saya berpasangan dengan, saya wakilnya Pak Jokowi. Tapi karena sudah selesai, maka kita warga negara biasa. Saya lebih tua dari dia. Jadi sebagai orang yang lebih senior, saya nasihati," ujarnya.

Sebelumnya, JK menegaskan pandangan yang pernah disampaikan tidak dimaksudkan untuk memperkeruh keadaan.

Ia menyebut pernyataan tersebut lebih sebagai bentuk nasihat, bukan kritik yang bertujuan menyerang.

“Saya hanya menyampaikan nasihat, tidak ada niat untuk melawan atau membuat suasana semakin panas,” ujarnya.

Namun, nada JK berubah ketika menanggapi berbagai tafsir yang berkembang di ruang publik.

Ia menilai ada pihak yang keliru membaca sikapnya, bahkan menarik pernyataannya ke arah upaya delegitimasi terhadap presiden.

Dalam konteks itu, JK juga mengungkapkan kembali perannya dalam perjalanan politik nasional, khususnya dalam proses yang mengantarkan Jokowi ke kursi kepresidenan.

Ia menegaskan pencapaian tersebut tidak bisa dilepaskan dari dinamika dan kontribusi banyak pihak.

“Perlu diingat, proses politik itu kolektif. Ada banyak faktor dan peran yang terlibat,” katanya.

“Kasih tahu itu, Jokowi jadi presiden karena saya,” ujarnya dengan nada tegas.

Meski melontarkan pernyataan tegas, JK tetap menempatkan dirinya pada posisi netral.

Ia menegaskan tidak memiliki kepentingan pribadi dalam polemik ijazah yang tengah bergulir.

Menurutnya, isu yang terus diperdebatkan tanpa kejelasan justru berpotensi mengganggu stabilitas politik serta menurunkan kepercayaan publik terhadap institusi negara.

JK berharap persoalan ini dapat diselesaikan secara jernih, proporsional, dan tidak ditarik ke ranah yang dapat memperkeruh situasi nasional.***

Sumber: konteks
Foto: Jusuf Kalla/Net

Desak Jokowi Tunjukkan Ijazah, Jusuf Kalla: Membiarkan Masyarakat Berkelahi Dua Tahun? Desak Jokowi Tunjukkan Ijazah, Jusuf Kalla: Membiarkan Masyarakat Berkelahi Dua Tahun? Reviewed by Oposisi Cerdas on Rating: 5

Tidak ada komentar