Tampang Pembunuh Ermanto Usman di Bekasi, Apa Motifnya?
Polda Metro Jaya menangkap terduga pembunuh Ermanto Usman (65) di Cilincing, Jakarta Utara (Jakut). Pelaku pembunuhan dan penganiayaan tersebut bernama Sudirman alias Yuda.
"Telah berhasil kami amankan pada hari Senin, 09 Maret 2026 pukul 18.54 WIB di Cilincing, Jakarta Utara," kata Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin kepada wartawan, Selasa (10/3/2026).
Iman mengungkapkan motif Yuda melakukan perbuatannya masih didalami.
Sementara itu, Yuda mengaku menghabisi nyawa korban dengan memukul memakai linggis. Benda itu kemudian dibuang ke tanah kosong depan rumah korban.
Diketahui, Ermanto tewas diduga dibunuh di rumahnya di Perumahan Prima Lingkar Asri, Jatibening, Pondok Gede, Kota Bekasi, Senin (2/3/2026) dini hari.
Jasadnya ditemukan di kamar dalam kondisi tergeletak. Sementara istrinya P (60) ditemukan kritis.
Sementara itu, anggota DPR dari Fraksi PDIP Rieke Diah Pitaloka menyoroti kematian Ermanto Usman (65) secara misterius di kediamannya kawasan Jatibening, Pondok Gede, Bekasi, Jawa Barat. Dia menegaskan kematian Ermanto bukan peristiwa biasa.
“Saya melihat ada indikasi kuat ini bukan sekadar pembunuhan, melainkan bentuk pembungkaman terhadap seseorang yang bersuara soal dugaan korupsi di sektor pelabuhan,” ujar Rieke dalam unggahan di akun Instagram @riekediahp, dikutip Jumat (6/3/2026).
Rieke mengenang Ermanto sebagai sosok yang konsisten berbicara dengan hati nurani bukan karena kepentingan. Dia pun menyayangkan masyarakat kehilangan satu satu lagi suara yang memperjuangkan kebenaran.
“Orang bisa saja dibungkam, tetapi kebenaran tidak boleh ikut dikubur,” tutur dia.
Rieke pun meminta aparat penegak hukum seperti Polri hingga KPK mengusut tuntas hingga ke akar.
"Jangan berhenti pada pelaku lapangan. Jika ada dalang di balik ini, mereka harus dimintai pertanggungjawaban," kata Rieke.
Sumber: inews
Foto: Tampang Sudirman alias Yuda, terduga pembunuh Ermanto Usman. (Foto: Istimewa)
Tampang Pembunuh Ermanto Usman di Bekasi, Apa Motifnya?
Reviewed by Oposisi Cerdas
on
Rating:
Reviewed by Oposisi Cerdas
on
Rating:

Tidak ada komentar