Breaking News

Ogah Tunduk Perintah Trump, Faksi Iran Gempur Halliburton Milik AS, Gudang Bahan Kimia Terbakar


Kebakaran terjadi di gudang bahan kimia milik perusahaan AS Halliburton menyusul serangan pesawat tak berawak di provinsi Basra, Irak selatan. Demikian dilaporkan saluran TV As-Sumaria.

Menurut pejabat keamanan, sebuah pesawat tak berawak menyerang gudang-gudang Amerika di dekat daerah Burjesia di provinsi Basra. Jenis bahan kimia yang disimpan di fasilitas Halliburton tidak disebutkan secara spesifik.

Informasi mengenai luas kerusakan dan kemungkinan korban jiwa akibat serangan tersebut belum dilaporkan. Kelompok faksi Syiah dilaporkan bertanggung jawab atas serangan itu. 

Halliburton merupakan perusahaan jasa ladang minyak (oilfield services) multinasional terbesar di dunia asal Amerika Serikat. Di Irak, perusahaan menyediakan layanan teknis hulu migas, termasuk pemboran, penyemenan, peningkatan produksi ladang minyak, dan manajemen proyek energi.

Serangan ke Halliburton menunjukkan bahwa Iran dan faksi-faksinya di kawasan Timur Tengah tidak mau tunduk dengan perintah Presiden AS Donald Trump.

Alih-alih tunduk mereka melancarkan serangan ke sejumlah titik-titik strategis di Timur Tengah yang menjadi basis AS maupun Israel.

Iran mengatakan pada Jumat bahwa mereka telah menembakkan rentetan drone dan rudal baru ke Israel, pada hari ketujuh perang Timur Tengah yang dimulai dengan serangan AS-Israel terhadap republik Islam tersebut.

"Garda Revolusi, sayap ideologis militer Iran, telah mulai menembakkan drone dan rudal terhadap target di wilayah pendudukan (Israel) dan pangkalan AS di wilayah tersebut," kata seorang presenter televisi pemerintah.

Trump sebelumnya meminta agar Iran menyerah tanpa syarat untuk menghentikan perang. Presiden Amerika Serikat Donald Trump menuntut Iran 'menyerah tanpa syarat' seiring berlanjutnya serangan AS-Israel ke Iran yang memicu serangan balasan terus-menerus dari Teheran.

"Tak akan ada kesepakatan apa pun dengan Iran, kecuali (Iran) menyerah tanpa syarat! Setelah itu, dan setelah pemilihan pemimpin baru yang dapat diterima, kami dan para sekutu yang hebat dan pemberani akan bekerja tanpa lelah menyelamatkan Iran dari jurang kehancuran," kata Trump melalui akun media sosial Truth Social miliknya, Jumat.

Trump pun mengatakan akan memastikan ekonomi Iran menjadi lebih besar, lebih baik, dan lebih kuat dari sebelumnya. "Iran pun akan memiliki masa depan yang amat cerah," katanya.

Ketegangan di kawasan Teluk terus meningkat sejak AS dan Israel melancarkan serangan berskala besar terhadap Iran pada Sabtu (28/2) hingga menyebabkan lebih dari 1.000 orang tewas, termasuk Pemimpin Tertinggi Ali Khamenei, sejumlah 150 murid sekolah, dan pejabat senior militer.

Iran kemudian meluncurkan serangkaian serangan balasan terhadap pangkalan militer, fasilitas diplomatik, dan personel militer milik AS di kawasan dan sejumlah kota di Israel. Intensitas serangan tersebut terus meningkat.

Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth, Kamis (5/3), mengatakan bahwa otoritas Iran telah salah mengira jika Washington tak dapat mengejar laju operasi militer mereka.

"Iran berharap kami tidak dapat bertahan, tetapi hal tersebut merupakan miskalkulasi besar bagi IRGC di Iran," kata Hegseth, merujuk pada Korps Garda Revolusi Islam Iran.

Dia menambahkan bahwa AS tidak kekurangan tekad apa pun, seraya menegaskan persediaan senjata ofensif maupun defensif AS masih sangat cukup untuk melanjutkan serangan sampai kapan pun hingga AS mencapai tujuan perangnya.

Sumber: republika
Foto: Gudang Halliburton di Irak dilaporkan diserang drone/Foto: Tangkapan Layar

Ogah Tunduk Perintah Trump, Faksi Iran Gempur Halliburton Milik AS, Gudang Bahan Kimia Terbakar Ogah Tunduk Perintah Trump, Faksi Iran Gempur Halliburton Milik AS, Gudang Bahan Kimia Terbakar Reviewed by Oposisi Cerdas on Rating: 5

Tidak ada komentar