Breaking News

Novel Baswedan Sebut Serangan ke Aktivis KontraS Andrie Yunus Diduga Bertujuan Membunuh


Mantan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi, Novel Baswedan, menilai serangan terhadap aktivis HAM, Andrie Yunus bukan sekadar tindakan intimidasi, melainkan diduga memiliki tujuan yang jauh lebih serius.

Dalam konferensi pers di kantor Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Novel menyampaikan bahwa serangan dengan cairan yang diduga air keras itu kemungkinan dimaksudkan untuk menghilangkan nyawa korban atau setidaknya membuatnya mengalami cacat permanen.

"Saya yakin serangan itu maksudnya membunuh. Kalau tidak, pelaku menghendaki korban mengalami cacat permanen,” kata Novel

Menurutnya, tindakan tersebut menunjukkan tingkat kekerasan yang sangat tinggi. Ia menyebut peristiwa itu sebagai kejahatan serius dan tidak bisa dipandang sebagai tindak kriminal biasa.

Korban, Andrie Yunus, dikenal sebagai sosok yang aktif menyuarakan berbagai isu hak asasi manusia. Novel menggambarkan Andrie sebagai pribadi yang berintegritas, kritis, dan berani menyampaikan pandangan demi kepentingan publik.

“Dia melakukan semua itu bukan untuk kepentingan pribadinya. Apa yang ia lakukan adalah untuk kepentingan orang banyak,” ujar Novel.

Novel juga mengaku sempat melihat rekaman kamera pengawas yang merekam momen sebelum penyerangan terjadi. Dari pengamatannya, ia menilai aksi tersebut kemungkinan dilakukan secara terorganisir.

Ia menyebut pelaku tidak hanya berjumlah satu orang atau satu kendaraan. Menurutnya, ada pola koordinasi yang terlihat dari cara pelaku bergerak sebelum serangan terjadi.

“Dari CCTV yang saya lihat, pelakunya terorganisir. Ada simbol atau koordinasi yang dilakukan di lapangan sehingga serangan itu tampak direncanakan,” ujarnya.

Karena itu, Novel mendorong aparat penegak hukum untuk melakukan pengusutan secara menyeluruh. Ia menekankan bahwa penyelidikan tidak boleh berhenti pada pelaku lapangan saja.

“Semua pihak yang terlibat harus diusut. Aktor intelektualnya harus dijangkau dan dimintai pertanggungjawaban,” kata dia.

Novel juga mengingatkan bahwa penanganan kasus ini akan menjadi penentu penting bagi rasa aman para aktivis dan masyarakat sipil. 

Jika pengusutan dilakukan secara serius dan transparan, menurutnya hal itu dapat menjadi pesan kuat bahwa kekerasan terhadap pembela kepentingan publik tidak akan ditoleransi.

Sebaliknya, apabila pelaku tidak dihukum secara setimpal, ia khawatir tindakan serupa bisa terulang di kemudian hari.

“Kalau pelaku kejahatan sebrutal ini hanya mendapat hukuman ringan, orang bisa berani meniru,” ujarnya.

Meski demikian, Novel menegaskan bahwa serangan tersebut tidak akan membuat para aktivis berhenti bersuara. 

Ia menilai perjuangan untuk kepentingan masyarakat harus tetap berjalan, meskipun menghadapi berbagai risiko.

“Kami tidak takut. Tujuan mereka membuat kami takut itu salah besar,” kata Novel.

Sumber: disway
Foto: Novel menegaskan bahwa serangan tersebut tidak akan membuat para aktivis berhenti bersuara. -Disway/Hasyim Ashari-

Novel Baswedan Sebut Serangan ke Aktivis KontraS Andrie Yunus Diduga Bertujuan Membunuh Novel Baswedan Sebut Serangan ke Aktivis KontraS Andrie Yunus Diduga Bertujuan Membunuh Reviewed by Oposisi Cerdas on Rating: 5

Tidak ada komentar