Breaking News

Kronologi Karyawati Dea Store Meulaboh Diarak Usai Kepergok Berduaan Bosnya saat Subuh


Aksi penggerebekan terduga pasangan mesum di sebuah konter smartphone di Meulaboh, Aceh Barat, pada Jumat (27/2/2026) dini hari, mengungkap fakta baru. Video penggerebekan ini masih viral dengan judul "dea store meulaboh".

Namun, hingga kini, belum dapat dikonfirmasi apakah "dea store" merupakan nama dari konter smartphone yang diduga menjadi tempat mesum, atau ada hubungannya dengan nama terduga pelaku.

Warga setempat mengungkap kronologi lengkap kejadian yang viral di media sosial tersebut, termasuk motif di balik aksi tak senonoh yang diduga akan dilakukan.
@rekaman.cctv.niza0 ekspresi gamau kalah nya kuat bgt 😭 #viralvideo #beritaviral #beritatiktok #masukberanda #deastore ♬ suara asli - DENII
Peristiwa ini terjadi di Gampong Panggong, Kecamatan Johan Pahlawan, tepatnya di sebuah konter smartphone yang berlokasi di Jalan Teuku Umar. Sekelompok pemuda setempat menggerebek konter tersebut setelah lama mencurigai pemilik konter yang berusia 40 tahun dan karyawan wanitanya yang berusia 20 tahun.

Tuha Peut Gampong Panggong, Dani, membenarkan kejadian tersebut dan membeberkan kronologinya. Menurut Dani, kecurigaan warga muncul karena toko sudah tutup namun karyawati belum pulang.

Tuha Peut adalah lembaga adat dan perwakilan masyarakat tingkat desa (gampong) di Aceh yang berfungsi sebagai penasihat Keuchik (Kepala Desa), pengawas kinerja pemerintahan gampong, serta pengayom adat istiadat. Anggotanya terdiri dari tokoh masyarakat, agama, pemangku adat, dan cerdik pandai yang bertugas menampung aspirasi serta menyelesaikan sengketa gampong.

Sosok karyawan Dea Store yang digerebek bersama pria diduga atasanya. [TikTok]

Tak lama berselang, pemilik toko yang diketahui sudah beristri itu masuk ke dalam toko, memunculkan kecurigaan yang mendalam.

"Laki-lakinya berusia 40 tahun, orang luar Aceh Barat, sementara perempuan berusia 20 tahun dan mengakunya orang Medan. Jadi kedai sudah tutup, perempuan itu belum pulang, kemudian masuk bosnya ke dalam toko, makanya pemuda curiga," kata Dani dikutip Indopop dari AJNN.

Karena kecurigaan yang sudah lama terpendam, para pemuda pun bergerak secara beramai-ramai mendatangi toko dan berhasil menciduk pasangan non-muhrim tersebut di dalam toko. Penggerebekan ini terjadi tepat saat menjelang Imsak waktu subuh.

Meski sempat diperiksa, warga tidak menemukan tanda-tanda yang mengarah pada tindakan asusila yang sudah terjadi. Namun, setelah diinterogasi, terungkap bahwa keduanya sedang dalam tahap perencanaan untuk melakukan perbuatan terlarang tersebut.

"Cuma mereka sempat berdiskusi akan mengarah pada hal tersebut (bersetubuh). Tokonya hanya satu ruangan. Saat kita tanya kepada perempuannya, dia sedang dirayu oleh laki-laki tersebut dengan iming-iming sejumlah uang agar bisa pulang kampung," sebut Dani.

Informasi yang dihimpun, pemilik konter smartphone tersebut ternyata sudah memiliki istri yang saat ini berada di kampung halamannya di Pidie.

Sosok karyawan Dea Store yang digerebek bersama pria diduga atasanya. [TikTok]

Seorang warga sekitar yang mengenal owner toko tersebut meyakini bahwa perempuan yang bersamanya di dalam toko bukanlah istri sah.

Akibat perbuatannya, warga yang geram memberikan peringatan keras kepada pemilik toko. Sementara itu, perempuan asal Medan tersebut diminta untuk tidak lagi menginjakkan kakinya di kawasan Gampong Panggong.

Hingga berita ini ditayangkan, Tuha Peut Gampong Panggong belum merincikan inisial kedua terduga pasangan mesum tersebut. Kasus ini kini telah ditangani oleh Polisi Syariah atau Wilayatul Hisbah (WH) setempat untuk proses hukum lebih lanjut.

Sumber: indopop
Foto: Karyawati konter smartphone Dea Store/Net

Kronologi Karyawati Dea Store Meulaboh Diarak Usai Kepergok Berduaan Bosnya saat Subuh Kronologi Karyawati Dea Store Meulaboh Diarak Usai Kepergok Berduaan Bosnya saat Subuh Reviewed by Oposisi Cerdas on Rating: 5

Tidak ada komentar