Breaking News

Kemenag Akan Buat Direktorat Jenderal Baru, Ditjen Pondok Pesantren!


Menteri Agama Nasaruddin Umar melakukan rangkaian safari ke sejumlah pondok pesantren besar di Jawa Timur.

Kunjungan ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus mensosialisasikan rencana pembentukan Direktorat Jenderal (Ditjen) Pesantren.

Ditjen Pesantren sebagai upaya pemerintah memperkuat pembinaan lembaga pendidikan keagamaan secara lebih merata di seluruh Indonesia.

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Agama juga menyerahkan bantuan operasional dengan nilai masing-masing sebesar Rp100 juta kepada tiga lembaga, yakni:

1. Pesantren Salafiyah Pasuruan

2. Pesantren Sidogiri

3. Pesantren Progresif Bumi Sholawat

Direktur Pondok Pesantren Kementerian Agama, Basnang Said, menjelaskan bahwa safari ini berfungsi sebagai ruang dialog langsung untuk memahami kebutuhan riil di lapangan.

Melalui pemantauan dinamika pesantren secara langsung, pemerintah berharap dapat merumuskan kebijakan yang lebih kontekstual dan berpijak pada realitas dunia pendidikan Islam.

Kehadiran pimpinan kementerian di tengah lingkungan pesantren juga dinilai sebagai bentuk pengakuan negara atas peran strategis pesantren dalam pembangunan sosial dan pembinaan karakter bangsa.

Selain aspek pendidikan dan dakwah, kunjungan ini diharapkan mampu mendorong kemandirian ekonomi pesantren serta memperkuat posisi lembaga tersebut sebagai pusat pemberdayaan masyarakat.

Melalui pembentukan Ditjen Pesantren, Kementerian Agama berkomitmen untuk menghadirkan kebijakan afirmatif yang lebih konsisten.

Hal ini mencakup penguatan kelembagaan, peningkatan kualitas pendidikan, hingga memastikan program pemerintah dapat menjangkau ekosistem pesantren secara lebih luas dan inklusif.***

Sumber: pojoksatu
Foto: Menag Sosialisasikan Tujuan Pembentukan Ditjen Pesantren (Kemenag)

Kemenag Akan Buat Direktorat Jenderal Baru, Ditjen Pondok Pesantren! Kemenag Akan Buat Direktorat Jenderal Baru, Ditjen Pondok Pesantren! Reviewed by Oposisi Cerdas on Rating: 5

Tidak ada komentar