Breaking News

Inggris Nyatakan Drone yang Menarget Pangkalan Udara-nya di Siprus Bukan Berasal dari Iran


Kementerian Pertahanan Inggris (Ministry of Defence/MoD) secara resmi menyatakan bahwa drone tipe Shahed yang menyerang Pangkalan Udara Kerajaan (RAF) Akrotiri di Siprus pada malam 2 Maret tidak diluncurkan langsung dari wilayah Iran.

Serangan drone tersebut terjadi sekitar tengah malam waktu setempat (22:00 GMT), mengenai landasan pacu di basis militer Inggris di Akrotiri, Siprus selatan. Dampaknya menyebabkan kerusakan minimal pada fasilitas militer, tanpa ada korban jiwa atau luka-luka dilaporkan. Ini menjadi serangan pertama yang berhasil mengenai basis tersebut sejak tahun 1986.

Meskipun drone tersebut memiliki desain khas Shahed – model drone satu arah buatan Iran yang juga digunakan Rusia di Ukraina – MoD Inggris menegaskan bahwa peluncurannya bukan berasal dari Iran sendiri. Pernyataan ini dikeluarkan pada Rabu (4 Maret) sore waktu setempat, sejalan dengan penilaian pejabat Siprus yang menduga drone tersebut kemungkinan besar diluncurkan oleh kelompok militan Hizbullah yang didukung Iran dari Lebanon.

“Dron tipe Shahed yang menarget RAF Akrotiri pada tengah malam 2 Maret tidak diluncurkan dari Iran,” demikian pernyataan resmi MoD seperti dikutip berbagai media internasional.

Insiden ini terjadi di tengah eskalasi konflik regional yang melibatkan Iran, Amerika Serikat, dan Israel. Beberapa jam sebelumnya, Perdana Menteri Inggris Keir Starmer mengumumkan bahwa Inggris mengizinkan AS menggunakan basis militer Inggris untuk aksi “defensif” terkait serangan terhadap situs rudal Iran. Namun, pemerintah Inggris menekankan bahwa serangan ke Akrotiri bukan respons langsung terhadap keputusan tersebut, karena drone diduga sudah diluncurkan sebelum pengumuman Starmer.

Presiden Siprus Nikos Christodoulides sebelumnya menyebut serangan itu melibatkan drone tipe Shahed Iran, namun menegaskan bahwa targetnya adalah basis Inggris, bukan wilayah Siprus secara keseluruhan. Pemerintah Siprus juga melaporkan bahwa dua drone lain yang menuju basis yang sama berhasil dicegat pada Senin siang.

Menteri Luar Negeri Inggris Yvette Cooper menyatakan bahwa Inggris “tidak sedang berperang” dan menekankan pentingnya keamanan mitra di Siprus. Basis Akrotiri, yang merupakan Sovereign Base Area Inggris, baru-baru ini diperkuat dengan sistem radar, pertahanan anti-drone, dan jet tempur F-35 sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas Timur Tengah.

Beberapa sekutu Eropa, termasuk Prancis dan Yunani, dilaporkan mengirimkan kapal perang dan sistem pertahanan udara tambahan ke wilayah Siprus menyusul insiden ini. Namun, hingga kini belum ada konsultasi formal di tingkat NATO atau Uni Eropa terkait serangan tersebut, karena dianggap berskala kecil.

Pemerintah Iran belum memberikan komentar resmi mengenai pernyataan Inggris ini. Sementara itu, Kedutaan Iran di Nicosia menegaskan bahwa hubungan dengan Siprus tetap “ramah dan konstruktif” serta menolak tuduhan melakukan aksi ofensif di luar hak bela diri.

Insiden ini menandai perluasan dampak konflik Timur Tengah ke wilayah Eropa, meskipun Inggris terus menegaskan posisinya tidak terlibat langsung dalam serangan ofensif terhadap Iran. (*)

Sumber: harianaceh
Foto: Ilustrasi/Net

Inggris Nyatakan Drone yang Menarget Pangkalan Udara-nya di Siprus Bukan Berasal dari Iran Inggris Nyatakan Drone yang Menarget Pangkalan Udara-nya di Siprus Bukan Berasal dari Iran Reviewed by Oposisi Cerdas on Rating: 5

Tidak ada komentar