Breaking News

dr. Tifa Ungkap Cuitan Akun Fufufafa yang Diduga Milik Gibran Disebut Menghina Prabowo, Belum Pernah Dipublikasikan


Dokter sekaligus pegiat isu publik, dr. Fauzia (dr. Tifa), mengungkap keberadaan cuitan akun media sosial bernama Fufufafa yang disebut belum pernah terekspos ke publik dan dinilai berisi muatan penghinaan terhadap Presiden terpilih Prabowo Subianto.

Pernyataan tersebut disampaikan dr. Tifa dalam agenda penyerahan dokumen dan buku kajian kepada Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, yang juga dihadiri oleh Roy Suryo dan Rismon Hasiholan Sianipar.

Dalam kesempatan itu, mereka mengajukan permohonan informasi publik terkait surat keterangan penyetaraan pendidikan atas nama Gibran Rakabuming Raka.

Selain itu, dr. Tifa menyebut, berdasarkan kajian yang dilakukan bersama timnya, akun Fufufafa diyakini 99,9 persen dimiliki oleh Gibran Rakabuming Raka.

Klaim tersebut, menurutnya, merupakan hasil analisis yang akan dimuat dalam buku trilogi bertajuk Gibran Black Paper.

“Di dalam chapter yang ditulis Mas Roy Suryo, ada bukti-bukti yang menguatkan bahwa akun Fufufafa ini 99,9 persen milik Gibran Rakabuming Raka,” ujar dr. Tifa.

Ia menambahkan, dirinya secara khusus melakukan analisis dari sudut pandang neuroscience behavior, neuropolitik, dan psikologi forensik terhadap ribuan unggahan akun tersebut.

Salah satu cuitan yang disampaikan dr. Tifa berasal dari tanggal 23 Juni 2014 pukul 01.57, yang disebut belum pernah dipublikasikan sebelumnya. Dalam cuitan itu, akun Fufufafa menuliskan rangkaian kalimat yang menyinggung figur Prabowo Subianto dengan gaya satir dan dianggap merendahkan.

"Tulisannya adalah akhirnya para kader PDIP sadar. Sadarlah, sadarlah kalian. Prabowo pemimpin yang tegas, pemimpin yang berwibawa, pemimpin yang negarawan, pintar berbahasa Inggris.
Cinta sejati Prabowo hanya untuk Mbak Titik dan kuda-kuda koleksinya. Bocor, bocor, bocor, bocor, bocor. Kalau bocor besok langsung dicor. Sang macan Asia siap mengaum. Auuum.
Prabowo adalah kita. Prabowo pemimpin yang merakyat. Lexus putih lambang kesederhanaan Prabowo. Kalau uban putih cawapresnya.
Awas Lexus putihnya jangan sampai dipinjam Rasyid. Waspadalah kalian. Tegas tegas tegas tegas. Duda. Tegas ya. Awas bibir mulai miring macam orang stroke ya."

Menurut dr. Tifa, dari sekitar 5.000 cuitan, ia menyeleksi 50 unggahan yang dinilai memiliki indikasi masalah dari sisi perilaku kognitif dan emosi penulisnya.

“Hasil analisis itu nantinya akan saya tuangkan dalam buku berjudul Gibran Black Brain,” jelasnya.

Selain mengungkap soal akun Fufufafa, dr. Tifa bersama Roy Suryo dan Rismon Sianipar juga mengajukan permohonan informasi publik kepada Kemendikdasmen terkait dasar hukum penerbitan Surat Keterangan Nomor 9149/KP/2019 tertanggal 6 Agustus 2019, yang menyatakan Gibran Rakabuming Raka telah menyelesaikan pendidikan setara SMA/SMK.

Mereka meminta penjelasan rinci mengenai, dasar hukum dan regulasi penyetaraan pendidikan luar negeri, metode analisis kurikulum, hingga mekanisme konversi pendidikan akademik luar negeri ke jalur SMK peminatan akuntansi dan keuangan.

Dalam pernyataannya, dr. Tifa menegaskan bahwa seluruh temuan yang disampaikan saat ini masih berupa hipotesis dan memerlukan pembuktian resmi.

Namun ia menyebut, apabila kelak terbukti bahwa Gibran tidak memenuhi syarat pendidikan sebagaimana diatur undang-undang, maka hal tersebut berpotensi menjadi dasar konstitusional untuk pemakzulan (impeachment).

“Kalau nanti sudah terbukti secara hukum, tentu ada konsekuensi. Tapi hari ini masih dalam tahap pengujian dan permintaan klarifikasi,” ujarnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak Gibran Rakabuming Raka maupun pemerintah terkait klaim kepemilikan akun Fufufafa dan isi cuitan yang diungkapkan.

Sumber: porosjakarta
Foto: dr. Tifa bongkar cuitan akun Fufufafa yang belum pernah dipublikasi

dr. Tifa Ungkap Cuitan Akun Fufufafa yang Diduga Milik Gibran Disebut Menghina Prabowo, Belum Pernah Dipublikasikan dr. Tifa Ungkap Cuitan Akun Fufufafa yang Diduga Milik Gibran Disebut Menghina Prabowo, Belum Pernah Dipublikasikan Reviewed by Oposisi Cerdas on Rating: 5

Tidak ada komentar