Breaking News

Panglima TNI dan KSAD Diisukan Retak, Hasto PDIP: Sangat Disayangkan Jika Ada yang Berpikir Sempit


Menjawab rumor keretakan hubungan antara Panglima TNI dan KSAD, DPP PDI Perjuangan meminta Jenderal Andika Perkasa dan Jenderal Dudung Abdurachman untuk gotong royong dalam menjalankan tugas.

Sekjen DPP PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto mengatakan tantangan bangsa dan negara itu tidak ringan. Setiap pemimpin, kata Hasto wajib mengedepankan kepentingan bangsa dan negara di atas segalanya, bukan kepentingan pdibadi.

“Pemimpin bangsa harus membangun daya imajinasi masa depan. Sangat disayangkan jika ada yang berpikir sempit dan inward looking," tegasnya.

Menurut Hasto, para pemimpin yang hanya berani berhadapan dengan sesama anak bangsa itu namanya jago kandang. Padahal yang harus dihadapi adalah kontestasi dengan negara lain.

Doktor Ilmu Pertahanan Universitas Pertahanan ini menjelaskan bahwa Presiden Jokowi telah mengatakan yang dihadapi Indonesia adalah Singapura, Malaysia, Amerika Serikat, Tiongkok, Vanuatu, Australia, dll.

Dengan demikian, kata Hasto, sesama pemimpin bangsa harus saling bersalaman membangun kerjasama.

“Namun dipikiran masing-masing adalah bagaimana memperjuangkan kepentingan nasionalnya, bagaimana memenangkan ruang kompetisi. Itu yang harus kita menangkan," lanjut Hasto.

Sumber: rmol
Foto: Sekjen DPP PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto/Net
Panglima TNI dan KSAD Diisukan Retak, Hasto PDIP: Sangat Disayangkan Jika Ada yang Berpikir Sempit Panglima TNI dan KSAD Diisukan Retak, Hasto PDIP: Sangat Disayangkan Jika Ada yang Berpikir Sempit Reviewed by Oposisi Cerdas on Rating: 5

Tidak ada komentar