Link Video Viral Botol Coca-Cola 24 Detik Diserbu Netizen, Ini Fakta di Baliknya
Media sosial kembali diramaikan oleh pencarian link video viral botol Coca-Cola 24 detik yang disebut-sebut menampilkan momen unik terkait produk minuman bersoda tersebut. Dalam waktu singkat, kata kunci ini melonjak di mesin pencari dan menjadi bahan perbincangan lintas platform, mulai dari TikTok hingga grup pesan instan.
Namun, seiring derasnya rasa penasaran publik, para pakar mengingatkan agar masyarakat tidak terjebak pada narasi clickbait. Penelusuran, menemukan bahwa sebagian tautan yang beredar tidak mengarah pada konten resmi dan kerap dipenuhi iklan berlebihan atau klaim yang tidak terverifikasi.
Mengapa Video 24 Detik Mudah Viral?
Pakar komunikasi digital dari Universitas Indonesia menjelaskan bahwa durasi pendek—sekitar 15–30 detik merupakan format paling efektif untuk viralitas. “Video singkat memicu rasa ingin tahu dan mudah dibagikan. Ketika dikaitkan dengan merek global seperti Coca-Cola, efek viralnya berlipat,” ujarnya.
Algoritma media sosial cenderung mendorong konten dengan interaksi tinggi. Akibatnya, frasa “24 detik” dan “link video” sering dipakai sebagai umpan klik meski substansi kontennya belum tentu sesuai klaim.
Sikap Otoritas dan Literasi Digital
Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) RI mengimbau masyarakat untuk memverifikasi informasi sebelum mengklik atau membagikan tautan viral. Dalam rilis edukasi digitalnya, Komdigi menyebut bahwa mayoritas aduan konten bermasalah berasal dari tautan sensasional tanpa sumber jelas.
Senada, Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo) mengingatkan pentingnya cek fakta, terutama pada konten yang menyertakan nama merek besar. “Nama brand global sering dipakai untuk meningkatkan kredibilitas palsu,” tulis Mafindo dalam panduan cek fakta.
Kaitan dengan Keamanan Konsumen
Dari sisi keamanan produk, BPOM RI menegaskan bahwa informasi terkait produk pangan dan minuman harus bersumber dari kanal resmi. Klaim dalam video viral yang tidak jelas asal-usulnya tidak bisa dijadikan rujukan mengenai kualitas atau keamanan produk.
Hingga berita ini diturunkan, tidak ada pernyataan resmi dari pihak Coca-Cola Indonesia terkait video yang dimaksud. Artinya, publik sebaiknya menghindari spekulasi.
Kesimpulan
Fenomena link video viral botol Coca-Cola 24 detik diserbu netizen menegaskan pentingnya literasi digital. Viral bukan berarti valid. Dengan sikap kritis dan verifikasi, publik dapat menikmati tren tanpa terjebak misinformasi.
Suber: linkedin
Foto: Link Video Viral Botol Coca-Cola 24 Detik Diserbu Netizen, Ini Fakta di Baliknya
Link Video Viral Botol Coca-Cola 24 Detik Diserbu Netizen, Ini Fakta di Baliknya
Reviewed by Oposisi Cerdas
on
Rating:
Reviewed by Oposisi Cerdas
on
Rating:

Tidak ada komentar