Breaking News

PBNU Desak Penegak Hukum Usut Aliran Dana Penyelewengan Donasi ACT


Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) PBNU Rahmat Hidayat Pulungan mendesak aparat penegak hukum tak ragu mengusut lebih jauh aliran dana ke pihak lain terkait dugaan penyelewengan lembaga lembaga Aksi Cepat Tanggap (ACT).

"Penegak hukum juga agar lebih dalam kemana saja, jangan hanya untuk aliran dana sendiri, dana masyarakat digunakan untuk memperkuat kelompok-kelompok dan ragu-ragu," kata Rahmat wartawan, Sabtu, Juli 2022.

Rahmat menyebut, penegak hukum juga harus menyampaikan kepada publik terkait aliran dana tersebut, termasuk modus-modus yang dilakukan para petinggi ACT.

Menurutnya, sudah tepat Bareskrim Polri mengusut dugaan penyelewengan donasi dan menetapkan empat orang sebagai tersangka dalam kasus tersebut.

Mereka yang ditetapkan sebagai tersangka antara lain, pendiri dan mantan Presiden ACT Ahyudin, Presiden ACT saat ini Ibnu Khajar, pengawas ACT Hariyana Hermain, dan Ketua Dewan Pembina ACT Novariadi Imam Akbari.

Rahmat mengarahkan dugaan pemotongan donasi mencapai Rp450 miliar untuk operasional. Artinya, setiap bulannya lembaga tersebut beroperasi sebesar Rp2,5 miliar.

"Tidak heran, karena temuan Bareskrim Polri mengungkap, gaji keempat petinggi tersebut berkisar Rp50-450 juta per bulannya. Sangat fantastis,".

Lebih lanjut, Rahmat pun menilai Bareskrim bertindak cepet karena telah menahan empat tersangka tersebut. Menurutnya, penyidik ​​ingin mencegah para tersangka dengan bebas bergerak setelah ditetapkan sebagai tersangka.

"Sehingga mereka tidak bisa bergerak dengan leluasa," katanya.

Sebelumnya, Bareskrim Polri resmi menahan empat tersangka kasus penyelewengan dana donasi Aksi Cepat Tanggap (ACT), Jumat, 29 Juli 2022.

Dirtipideksus Bareskrim Polri Brigjen Whisnu Hermawan mengatakan tersingkir usai merampungkan proses gelar perkara.

Whisnu menjelaskan penyelidikan untuk menghentikan keempat orang tersangka itu karena bakal menghilangkan barang-barang bukti terkait kasus ini.

"Penydik memutuskan untuk melakukan proses penahanan terhadap empat tersangka itu karena khawatir adanya barang bukti yang dihilangkan," jelasnya kepada wartawan.

Sumber: fajar
Foto: Mantan Presiden Aksi Cepat Tanggap (ACT) Ahyudin/Net
PBNU Desak Penegak Hukum Usut Aliran Dana Penyelewengan Donasi ACT PBNU Desak Penegak Hukum Usut Aliran Dana Penyelewengan Donasi ACT Reviewed by Oposisi Cerdas on Rating: 5

Tidak ada komentar