Anggota Parlemen Papua Nugini Didakwa Menembak Mati Seorang Pria di Port Moresby
Anggota parlemen Papua Nugini telah didakwa melakukan pembunuhan, setelah menembak mati seorang pria di sebuah restoran di ibukota Port Moresby pada pekan lalu.
Polisi telah menuduh bahwa Lohia Boe Samuel, anggota parlemen untuk Moresby North-West, telah menembak mati Robert Jerry di restoran Fushion 2 di Port Moresby pada Jumat lalu (11/3). Hal ini terjadi ketika Lohia sedang makan bersama Jerry dan pria lain.
Anthony Wagambie, asisten komisaris polisi mengatakan, bahwa insiden itu terjadi antara pukul 19.00 hingga 20.00 waktu setempat pada Jumat lalu.
"Penyidik harus mengumpulkan informasi dan bukti sebelum melakukan penangkapan hari ini,” ujar Wagambie seperti dilansir The Guardian, Jumat (18/3)
Wagambie kemudian mengatakan, polisi menuduh bahwa senjata api itu dimiliki dan dilisensikan kepada Samuel.
“Anggota parlemen (Samuel) kini diundang ke kantor Polisi Boroko dan dikawal ke bagian Pembunuhan NCD dan didakwa dengan pasal 300 ayat (1) (b)(ii) KUHP PNG,” ujarnya.
Bagian itu berlaku untuk tindakan yang dilakukan untuk tujuan yang melanggar hukum dan cenderung membahayakan kehidupan manusia, terlepas dari niat pelaku.
Wagambie mengatakan pria lain yang hadir pada saat kejadian juga didakwa sebagai kaki tangan dalam kasus pembunuhan tersebut.
Pria itu belum disebutkan namanya.
Baik Samuel dan pria lainnya saat ini ditahan di kantor polisi Boroko dan telah ditolak permintaan jaminan hukumnya.
Robert Jerry, usia 38 tahun, dari Morobe meninggalkan seorang istri dan tujuh anak kecil. Yang termudanya adalah bayi berusia tujuh bulan.
Sedangkan Samuel adalah, anggota parlemen Papua Nugini periode pertama, yang telah terpilih menjadi anggota parlemen tahun lalu dalam pemilihan sela.
Sumber: rmol
Foto: Lohia Boe Samuel/Net
Anggota Parlemen Papua Nugini Didakwa Menembak Mati Seorang Pria di Port Moresby
Reviewed by Oposisi Cerdas
on
Rating:
Tidak ada komentar