Bentrok! Polisi Diduga Tembak Warga Maluku Secara Membabi Buta, Belasan Orang Luka-luka
Puluhan personil polisi dari Polres Maluku Tengah (Malteng) diduga kuat
melakukan tindakan yang menyalahi aturan, dengan menembaki warga Negeri
Tamilouw, Kecamatan Amahai, Kabupaten Maluku Tengah secara membabi buta.
Akibatnya, 18 orang warga setempat mengalami luka tembak, dan harus dirawat
di Puskesmas di negeri itu, dan empat lainnya dirujuk ke Rumah Sakit Umum
Daerah (RSUD) Masohi.
Peristiwa ini bermula ketika puluhan personil polisi dari satuan Brimob
dengan menggunakan senjata lengkap dan peralatan perang seperti Barakuda
sebanyak 2 unit, Water Canon sebanyak 1 unit, dan mobil truk milik satuan
perintis sebanyak 6 unit dengan total kendaraan sebanyak 24 unit tiba-tiba
datang ke Negeri Tamilouw, Selasa (7/12/2021) sekitar pukul 05.20 WIT.
Informasi yang dihimpun Teropongnews.com, kedatangan puluhan personil Brimob
ini untuk melakukan penangkapan terhadap para pihak, yang pernah dimintai
keterangan terkait kasus pembakaran kantor Negeri Tamilouw pasca peristiwa
bentrok dua desa bertetangga, Tamilouw dan Sepa.
|
|
| Selongsong peluru yang digunakan personil polisi dari Polres Malteng, untuk menembaki warga Negeri Tamilouw. Foto-Ist/TN |
Polisi sendiri melakukan penggerebekan di setiap rumah yang dicurigai.
Penggerebekan secara tiba-tiba ini spontan membuat warga terkejut, dan
kemudian berhamburan keluar rumah serta membunyikan tiang-tiang listrik.
Kemudian terjadi adu argument antara warga setempat dan pihak kepolisian.
Sayangnya, pihak kepolisian kemudian menembaki warga.
Anehnya, pengrusakan yang dilakukan oleh pihak kepolisian bukan saja terjadi
di Negeri Tamilouw, tetapi juga di Dusun Ampera, dan dilakukan secara
serempak.
Polisi juga melarang para siswa di Dusun Sihulo untuk mengikuti ulangan
umum, dan menyuruh para siswa pulang tanpa kompromi seakan-akan daerah itu
dalam keadaan genting karena perang.
Untuk diketahui, aksi pembakaran kantor Negeri Tamilouw terjadi pada Selasa
(9/11/2021) sekitar pukul 22.00 WIT, dipicu oleh upaya damai yang digelar di
kantor Bupati.
Berikut, nama-nama korban penembakan oleh polisi di Tamilouw:
Kami teruskan dari @pembebasan_ambon
— Vieanne (@4nnemei) December 7, 2021
Kami atas nama masyarakat adat negeri Tamilouw kecamata Amahai Kabupaten Maluku tengah Provinsi Maluku
saya mohon maaf saya share pic nya krn sungguh kejam cara Brimbob
koq bisa sebiadab ini Pak @ListyoSigitP ???
Repost Gejayana Memanggil pic.twitter.com/r2ZzdLSwTh
[teropong]
Foto: Salah satu korban penembakan membabi-buta yang dilakukan personil
polisi dari Polres Malteng. Foto-Ist/TN
Bentrok! Polisi Diduga Tembak Warga Maluku Secara Membabi Buta, Belasan Orang Luka-luka
Reviewed by Oposisi Cerdas
on
Rating:
Tidak ada komentar