Adsterra

Breaking News

Kritik Ibu Kota Negara Baru, Hidayat Nur Wahid Tagih Janji Pejabat untuk Rakyat Saat Kampanye


Rencana pembangunan ibu kota negara baru kembali menjadi sorotan setelah disinggung oleh ekonom Rizal Ramli.

Baru-baru ini Rizal Ramli berceletuk soal rencana pembangunan Ibu Kota negara baru di Kalimantan Timur yang diduga akan mendapatkan campur tangan China.

Meski rencana pembangunan ibu kota negara baru masih menjadi pro dan kontra terutama di masa yang sulit, tapi tampaknya pemerintah seakan menutup telinga.

Pembangunan ibu kota negara baru Indonesia itu masih belum menemui titik temu, apalagi di masa pandemi seperti saat ini meski begitu rencana masih terus berjalan mengarah menuju final.

Terkait hal tersebut, Hidayat Nur Wahid turut memberikan kritiknya pada rencana pemerintah membangun Ibu Kota negara baru di tengah masa pandemi.

Menurutnya pemerintah seakan lupa akan janji-janji yang telah disampaikan sebelum menjalankan pemerintahan.

Hidayat Nur Wahid menuturkan saat ini rakyat tengah dirundung polemik ekonomi akibat dampak pandemi Covid-19.

Bukan hanya rakyatnya saja negara ini pun turut mendapatkan dampak yang cukup besar dengan utang yang semakin menggunung.

Menurutnya Pembangunan Ibu kota negara baru bukanlah prioritas yang utama untuk saat ini.

"Rakyat lagi kesulitan ekonomi akibat covid-19, Negara juga terdampak negatif;hutangnya makin menggunung, maka membangun ibukota yang baru, jelaslah bukan prioritas untuk Rakyat," ujarnya melalui sebuah cuitan di Twitter @hnurwahid pada 6 Oktober 2021.

Menurut pandangan Hidayat Nur Wahid sebaiknya dibandingkan membangun ibu kota negara baru di Kalimatan Timur, para otoritas seharusnya merealisasikan janji mereka saat kampanye pemilihan.

"Mestinya yang diprioritaskan adalah wujudkan janji-janji kampanye untuk sejahterakan Rakyat, bukan bangun IKN," katanya lagi menutup cuitan miliknya.

Cuitannya itu berhasil menuai pro dan kontra, tak sedikit orang yang setuju tapi ada pula yang menilai tindakannya hanya pencitraan.

Pengguna Twitter lainnya berharap, pernyataan Hidyat Nu Whid bukan hanya isapan jempol belaka, dan berharap bisa disampaikan langsung kepada pemimpin negara.

"Lebih bijak jika dipanggil presidennya, bukan nulis di Twitter," ucap akun @aselirembang.

"Pikiran normal seharusnya pemulihan ekonomi rakyat dulu, terus kesejahteraan rakyat, baru berfikir yang lainnya.. Rakyat lagi kena musibah covid.. Pemerintah mau foya-foya bangun ibu kota," tutur akun @Aditya176781508.***

Diterbikan: oposisicerdas.com
Foto: Ilustrasi perencanaan Ibu Kota Negara baru. /Antara Foto
Kritik Ibu Kota Negara Baru, Hidayat Nur Wahid Tagih Janji Pejabat untuk Rakyat Saat Kampanye Kritik Ibu Kota Negara Baru, Hidayat Nur Wahid Tagih Janji Pejabat untuk Rakyat Saat Kampanye Reviewed by Oposisi Cerdas on Rating: 5

Tidak ada komentar