Bukannya Merazia, Oknum Satpol PP di Pekanbaru Justru Booking PSK, Dikeroyok 6 Pria
Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) biasanya bertugas menertibkan hal-hal
terlarang di wilayah tugasnya. Salah satunya adalah menertibkan praktik
prostitusi.
Namun, seorang oknum Satpol PP di Pekanbaru, Riau, malah bertindak
sebaliknya. Bukannya merazia, oknum berinisial AS itu malah memesan seorang
cewek pekerja seks komersial (PSK) melalui aplikasi MiChat. Cewek itu
berinisial MF alias Citra.
Setelah sepakat dengan tarif Rp600 ribu untuk kencan singkat, AS pun bertemu
dengan MF di Hotel RP di Jalan Tengku Zainal Abidin, Pekanbaru.
Namun, ketika bertemu, AS kecewa karena mendapati rupa MF tidak sama seperti
foto yang ia lihat di MiChat. AS pun lantas membatalkan niatnya untuk
bersetubuh dengan MF.
Tak terima dengan sikap AS, MF lantas merebut dompet milik AS dan mengambil
uang Rp195 ribu yang ada di dalam dompet tersebut.
Dari situ, terjadilah cekcok antara AS dan MF. Sesaat sebelum AS beranjak
pergi, MF cepat-cepat mengadu kepada enam orang teman prianya yang berada di
hotel tersebut.
Lantas, enam pria teman MF itu langsung mengeroyok AS di lobi hotel.
Kapolsek Kota Pekanbaru AKP Josina Lambiombir mengatakan, pihaknya kini
telah mengamankan MF dan enam teman prianya, atas dasar laporan dari AS yang
mengaku dianiaya. Enam teman pria MF adalah ID, TP, RG, HK, DI, dan FM.
Mereka pun dibawa ke kantor Polres Pekanbaru untuk diperiksa.
"Korban dikeroyok oleh teman kencannya. Ada enam orang. Semuanya laki-laki.
Diduga karena korban tidak membayar sesuai kesepakatan," ujar Josina.
Kepala Satpol PP Kota Pekanbaru, Iwan Simatupang mengaku sudah mendengar
kabar tersebut. Ia bilang, oknum tersebut berstatus non-PNS.
"Tentu akan kami proses. Kami pelajari dulu sejauh mana kasusnya," ujar
Iwan.
Source:
Silahkan Klik Link Ini
Diterbikan: oposisicerdas.com
Foto: MF alias Citra dan enam teman prianya diamankan di kantor polisi.
(ist)
Bukannya Merazia, Oknum Satpol PP di Pekanbaru Justru Booking PSK, Dikeroyok 6 Pria
Reviewed by Oposisi Cerdas
on
Rating:
Reviewed by Oposisi Cerdas
on
Rating:

Tidak ada komentar