Adsterra

Breaking News

Kisah Tragis Wanita Palestina: Dipaksa Melahirkan di Penjara oleh Tentara Israel


Anhar al-Deek namanya sedang ramai diperbincangkan oleh mereka yang mengikuti isu seputar pendudukan Israel terhadap Palestina.

Wanita berusia 25 tahun yang sedang mengandung 4 bulan itu menjadi korban kekerasan tentara Israel.

Warganet ramai menggunakan tagar #SaveAnhar agar isu penyiksaan terhadapnya diketahui dunia sebagai upaya menekan Israel.

Saat ini, Anhar masih menjadi tahanan tentara Israel dengan kondisinya yang sedang mengandung.

Anhar ditangkap tentara Israel ketika dirinya sedang berjalan di kawasan Tepi Barat.

Tentara yang menangkapnya menuding Anhar sebagai tersangka pelaku penusukkan.

Dikutip Pikiran-rakyat.com dari Middle East Eye pada 1 September 2021, Anhar langsung dipukuli di tempat oleh tentara yang menangkapnya.

Anhar sempat mengatakan bahwa dirinya sedang hamil namun tentara itu tak menghiraukannya.

Aisha, ibu Anhar, sampai menulis surat kepada komunitas internasional agar kasus anaknya diperhatikan.

Aisha khawatir Anhar akan melahirkan di dalam penjara dengan kondisi tangan diborgol di ranjang.

Meski begitu, Israel seolah tidak peduli dengan tekanan internasional untuk melepaskan Anhar.

Israel akan tetap menahannya dan dengan demikian Anhar dipaksa melahirkan anaknya di rumah sakit.***

Diterbikan: oposisicerdas.com
Foto: Ilustrasi - Anhar al-Deek dipaksa melahirkan di dalam penjara oleh tentara Israel. /Pixabay/@Anemone123
Kisah Tragis Wanita Palestina: Dipaksa Melahirkan di Penjara oleh Tentara Israel Kisah Tragis Wanita Palestina: Dipaksa Melahirkan di Penjara oleh Tentara Israel Reviewed by Admin Oposisi on Rating: 5