Breaking News

Analisis Parwa Institute: Kinerja Menteri Jokowi yang Paling Baik Sandiaga Uno dan Risma


Masa kerja pemerintahan Joko Widodo-Ma’ruf Amin akan genap memasuki tahun ketiga bulan depan, terhitung sejak 20 Oktober 2019. Bertepatan dengan itu, Parwa Institute mulai menakar-nakar kinerja anggota kabinet Indonesia Maju.

Direktur Parwa Institute, Muhammad Jusrianto mengatakan, serangan wabah Covid-19 yang tidak kunjung usai membuka kompleksitas persoalan kemasyarakatan, kenegaraan dan kebangsaan yang telah lama menjadi muncul ke permukaan.

Menrutnya, hal ini tentu membuat pemerintah dihadapkan pada tantangan-tantangan yang butuh dan harus direspon dengan kebijakan yang tepat pada inti permasalah, mulai dari persoalan ekonomi, sosial, budaya, kesehatan, politik, hukum dan lainnya.

"Bagaimanapun, presiden dan wakil presiden tidak berdiri sendiri dalam menyelesaikan problematika yang muncul ke permukaan, pastinya didukung oleh kabinet yang dinamakan Kabinet Indonesia Maju," ujar Jusrianto lewat keterangan tertulisnya, Jumat (24/9).

Jusrianto menyampaikan, meski secara vertikal setiap menteri yang didukung organisasi kementerian bertanggung jawab kepada Presiden sebagai kepala pemerintahan (the chief of executive), tetapi secara horizontal di dalam ataupun antar-organisasi kementerian itu harus mengelola berbagai tugas administrasi kementerian sektoral, yang tak jarang saling bersinggungan, berimpit, dan terkada kontradiktif.

"Kebijakan seorang menteri dari satu kementerian selalu memiliki tali-temali dengan kebijakan kementerian lainnya, tapi maju atau tidaknya sebuah kementerian, yang dilihat adalah siapa menterinya," katanya.

Jusrianto mengamati tanggapan masyarakat terhadap kinerja kementerian banyak yang bentukkannya kritik keras. Namun menurutnya, pemerintah baik jika memandang itu sebagai peluang untuk memperbaiki sistem kinerja yang ada.

Dalam analisisnya terhadap survei Puspoll Indonesia terkait kinerja menteri pada 20-29 April 2021, dengan responden sebanyak 1.600, Jusrianto mendapati Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, menempati urutan teratas kinerja menteri terbaik dengan 11,3 persen merespon sangat baik, 68,5  persen menilai cukup baik, 2,5 persen menilai buruk, 3,2 persen menilai sangat buruk, dan 14,5 persen tidak tahu atau tidak menjawab.

Di posisi kedua, ada Menteri Sosial Tri Rismaharini dengan respon 10,6 persen responden menyatakan kinerjanya sangat baik, 66,8 persen cukup baik, 3 persen buruk, 3,3 sangat buruk, 16,4 persen tidak tahu atau tidak menjawab.

Selanjutnya, ada Menteri BUMN Erick Thohir menempati urutan ketiga dengan penilaian sebanyak 7,3 persen sangat baik, 62,2 persen cukup baik, 3,8 persen buruk, 4,3 persen sangat buruk dan 22,5 persen tidak tahu atau tidak menjawab.

Selain itu, Jusrianto juga mengamati survei yang dilakukan Indikator Politik Indonesia pada 30 Juli-4 Agustus 2021, yang menunjukkan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto diurutan pertama sebagai menteri yang paling bagus kinerjanya, dengan total ada 70 peren responden yang sangat puas dan cukup puas dengan kinerjanya.

Disusul Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga S Uno, dengan persentase jawaban 69 persen responden sangat puas dan cukup puas. Sedangkan posisi berikutnya ditempati Menteri Sosial Tri Rismaharini sebanyak 63 persen responden sangat puas dan cukup puas, kemudian Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati 62 persen responden sangat puas dan cukup puas, dan di bawahnya ada Menteri BUMN Erick Thohir 56 persen responden sangat puas dan cukup puas.

Kemudian pada hasil survei Indonesia Political Opinion (IPO) pada 1-10 Agustus 2021 dengan melibatkan 1.200 responden, yang dilihat Jusrianto, hasilnya Menteri Sosial Tri Rismaharini berada pada posisi pertama sebagai menteri yang paling memuaskan kinerjanya dengan nilai 57,5 persen.

DIurutan kedua ditempati Menteri BUMN Erick Thohir dengan presentasi nilai 54,2 persen. Di posisi ketiga ditempati oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno dengan nilai 41,4 persen, dan kemudian disusul oleh Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dengan angka 34,7 persen.

Sementara yang paling tidak memuaskan, menurut survey IPO, yaitu Menteri Hukum dan Ham Yasonna H. Laoly dengan nilai 49 persen, disusul Menteri Koperasi dan UMKM Teten Masduki 46,1 persen, dan Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziah dengan nilai 44,5 persen.

Dari ketiga hasil survei tersebut, Jusrianto menyimpulkan dua nama menteri yang meurutnya paling baik selama sekitar tiga tahun bekerja di bawah kepemimpinan Presiden Jokowi.

"Dari ketiga lembaga survei di atas, hanya Sandiaga Uno dan Tri Rismaharini selalu masuk tiga besar yang memiliki kinerja paling bagus atau memuaskan," demikian Jusrianto.

Diterbikan: oposisicerdas.com
Foto: Menteri Sosial Tri Rismaharini dan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno/Net
Analisis Parwa Institute: Kinerja Menteri Jokowi yang Paling Baik Sandiaga Uno dan Risma Analisis Parwa Institute: Kinerja Menteri Jokowi yang Paling Baik Sandiaga Uno dan Risma Reviewed by Oposisi Cerdas on Rating: 5

Tidak ada komentar