Mural Kritik Pemerintah di Yogyakarta Dihapus, Rakyat Buat Lomba Dibungkam
Tindakan penghapusan mural kembali dilakukan oleh aparat, kali ini terjadi
di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Mural bertuliskan “DIBUNGKAM” di sebuah tembok tersebut dihapus pada Minggu,
22 Agustus 2021 oleh aparat, bahkan sebelum 24 jam dibuat.
Penghapusan mural itu pun mendapat kritik dari masyarakat, salah satunya
melalui akun Instagram Yogya Street Art Studio.
“Karya mural dan Graffiti dengan kata Dibungkam, dilindas pagi ini oleh
penguasa, karena kata Bungkam di tembok ini belum berumur 24 jam sudah
membuat Pemerintah makin panik! Bah....,” tuturnya, dikutip
Pikiran-Rakyat.com dari akun Instagram @yogya_streetart_studio, Selasa, 24
Agustus 2021.
Baca Juga: Bahaya Mencetak Sertifikat Vaksin Covid-19, Berikut Penjelasannya
Mereka menambahkan bahwa penghapusan mural tersebut merupakan bentuk
pengendalian terhadap kesenian yang mengkritik Pemerintah.
“Ini bentuk pengendalian dan memperhangus kesenian yang mengeritik
Pemerintah,” ucap @yogya_streetart_studio.
Sementara itu melalui akun Instagram Aliansi Rakyat Bergerak, aksi pembuatan
mural tersebut dijadikan ajang ‘perlombaan’.
“Penguasa bisa menertibkan tubuh masyarakat di pandemi ini, tapi tidak akan
bisa menertibkan perasaan rakyat di bawah ketidakadilan!,” ujarnya, dikutip
Pikiran-Rakyat.com dari akun Instagram @gejayanmemanggil.
Mereka pun mengingatkan masyarakat bahwa perlombaan mural masih berlanjut
selama seminggu ke depan, dengan hadiah akun Instagramnya akan diikuti oleh
@gejayanmemanggil selama seminggu.
“Caranya: posting mural kalian di berbagai akun sosmed kalian, tak akun
@gejayanmemanggil dan konfirmasi melalui DM dengan kode ‘Lomba Dibungkam’.
Mural yang berhasil dihapus oleh rezim oligarki adalah nilai lebih bagi
penilaian juri!!,” kata Aliansi Rakyat Bergerak.
Dalam unggahan berikutnya, mereka pun memperlihatkan mural ‘Dibungkam’ yang
telah selesai dibuat dan saat tengah dihapus oleh aparat.
“Benar-benar dibungkam, panik ga? Panik dong masa rezim berani sama
muralnya,” ucap Aliansi Rakyat Bergerak.
Mereka juga mengunggah sebuah video proses pembuatan hingga penghapusan
mural ‘Dibungkam’ tersebut.
Berdasarkan video yang dibagikan, mural dibuat pada tanggal 21 Agustus 2021,
dan sudah dihapus dengan dicat putih seluruh bagian temboknya pada 22
Agustus 2021.
Akan tetapi, mural lainnya kembali dibuat di lokasi yang berbeda, yang
memperlihatkan satu sosok menggunakan masker dengan tulisan “Covid Also
Killing Democracy (Covid juga membunuh demokrasi)”.***
Source:
Silahkan Klik Link Ini
Diterbikan: oposisicerdas.com
Foto: Ilustrasi mural. Lagi, mural bernada kritik dihapus, kali ini di
Yogyakarta. /Ilustrasi. Pixabay/makamuki0
Mural Kritik Pemerintah di Yogyakarta Dihapus, Rakyat Buat Lomba Dibungkam
Reviewed by Admin Oposisi
on
Rating:
Reviewed by Admin Oposisi
on
Rating:

Tidak ada komentar