Adsterra

Breaking News

Sempat Ricuh, Massa Pendukung Habib Rizieq Dialog dengan Polisi


Kericuhan yang terjadi karena massa simpatisan Habib Rizieq Shihab memaksa mendekat ke Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur berhenti setelah polisi menemui perwakilan massa. Kapolres Jakarta Timur (Jaktim) Kombes Pol Erwin Kurniawan turun langsung mengajak massa untuk berdialog.

Pantauan detikcom, di dekat flyover Stasiun Klender, Jakarta Timur, ada 5 perwakilan massa simpatisan Habib Rizieq yang berdialog dengan Kombes Erwin. Mereka meminta agar massa diizinkan mendekat ke PN Jaktim. Namun, Kombes Erwin tetap tak mengizinkan.

"Kita sudah hitung, walaupun dengan duduk, tidak bisa. Jalan itu untuk umum. Ini ditutup karena massa," kata Kombes Erwin yang meminta massa untuk mundur.

"Itu kan jalannya kan panjang," timpal salah satu perwakilan yang bernama Muhammad.

Dalam dialog itu, Kombes Erwin pun meminta massa untuk pulang. Dia meminta agar massa mendoakan Habib Rizieq dari rumah.

"Kalau mau mendoakan dari rumah masing-masing bisa," ujar Kombes Erwin.

Sebelumnya, massa di luar lingkungan pengadilan ricuh dengan polisi. Kericuhan terjadi di flyover Stasiun Klender, Jl I Gusti Ngurah Rai yang mengarah ke Pengadilan Negeri Jakarta Timur.

Berdasarkan pantauan di lapangan, terlihat massa yang sebagian mengenakan baju putih-putih mencoba menuju flyover untuk mencapai PN Jaktim. Namun, barikade polisi menghalangi mereka.

Kericuhan terjadi. Massa melempar batu ke arah barikade polisi yang bertameng tersebut. Massa mencoba melalui flyover namun tidak bisa.

Merespons situasi, polisi melepaskan gas air mata. Mobil water cannon sudah bersiaga di sisi polisi. Terdengar dari arah massa, mereka mengumandangkan selawat dan takbir.

Diterbikan: oposisicerdas.com
Foto: Massa pendukung Habib Rizieq berdialog dengan Kapolres Jaktim. (Foto: Luqman/detikcom)
Sempat Ricuh, Massa Pendukung Habib Rizieq Dialog dengan Polisi Sempat Ricuh, Massa Pendukung Habib Rizieq Dialog dengan Polisi Reviewed by Oposisi Cerdas on Rating: 5

Tidak ada komentar