Adsterra

Breaking News

Satu Tahun Periode Kedua Jokowi, Satu Hal Ini Memang Patut Diapresiasi, Tapi Yang Lainnya Merah


Satu tahun kepemimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di periode kedua ini dinilai masih banyak rapor merah.

Akan tetapi, ada satu hal yang dinilai cukup positif dan patut diapresiasi. Yakni terkait pembangunan infrastruktur.

Demikian disampaikan pengamat politik dari Political and Public Policy Studies (P3S) Jerry Massie.

“Membangun infrastruktur saya nilai sudah sangat baik, mulai dari bandara, jembatan, dan jalan,” ungkap Jerry kepada JPNN, Senin (19/20/2020).

Hanya saja, ujarnya, dana membangun infrastruktur ini perlu dialihkan ke sektor kesehatan.

Sebab, Indonesia saat ini tengah menghadapi pandemi Covid-19.

“Namun, saat ini saran lebih baik fokus ke pandemi Covid-19,” sambungnya.

Akan tetapi, Jerry juga menilai masih banyak catatan merah di periode kedua kepemimpinan Jokowi itu.

Menurutnya, komunikasi publik pemerintahan saat ini masih sangat lemah.
 
“Komunikasi publik agak lemah dan perlu diubah,” tuturnya.

Karena itu, ia menyarankan agar permasalahan komunikasi ini ke depannya perlu diperbaiki di tahun selanjutnya.

“Untuk jubir (juru bicara) jangan semua bicara. Saran saya Mensesneg Pratikno dilibatkan saja sebagai jubir. Saat ini ada banyak yang bicara,” papar dia.

Akibat komunikasi yang buruk, kata dia, berdampak kepada penolakan rakyat terhadap kebijakan yang dikeluarkan pemerintah era Jokowi.

Misalnya ketika Jokowi yang berencana membuat Omnibus Law Undang-undang Cipta Kerja (UU Ciptaker).

Aturan itu banyak pertentangan karena pemerintah tidak cakap membeber sisi positif UU Ciptaker.

“Saya lihat ini (UU Ciptaker) baik, tetapi disaat menyusun perlu melibatkan lembaga terkait, pakar-pakar di bidang masing-masing,” ungkap dia.

Selain persoalan komunikasi publik, kata dia, kinerja tim ekonomi kabinet Jokowi masih buruk dalam setahun memimpin Indonesia.

Sebelum pandemi Covid-19, kinerja tim ini dianggap buruk publik, jika mengacu survei milik Indikator per Februari 2020.

“Menurut lembaga Indikator pada Februari 2020 atau sebelum Covid-19 ditemukan di Indonesia, hasilnya 24 persen responden menyebut kondisi ekonomi nasional buruk,”

“Pada Mei 2020, angka itu melonjak menjadi 81 persen,” tandasnya.

Source: pojoksatu
Diterbikan: oposisicerdas.com
Foto: Presiden Jokowi memberikan keterangan pers terkait Omnibus Law Cipta Kerja, Jumat (9/10/2020)
Satu Tahun Periode Kedua Jokowi, Satu Hal Ini Memang Patut Diapresiasi, Tapi Yang Lainnya Merah Satu Tahun Periode Kedua Jokowi, Satu Hal Ini Memang Patut Diapresiasi, Tapi Yang Lainnya Merah Reviewed by Admin Oposisi on Rating: 5