Adsterra

Breaking News

Jadi Sasaran Empuk Manipulasi Suara, LIPI Minta Proses Rekruitmen PPK Diperketat

Peneliti LIPI M. Nurhasim/RMOL

Komisi Pemilihan Umum (KPK) kini tengah melakukan proses rekrutmen Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) menjelang Pilkada 2020.

Proses rekrutmen PPK tersebut diduga sering terjadinya skandal mulai dari proses rekrutmen PPK maupun Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam).

Skandal tersebut dianggap hal yang biasa terjadi sejak Pemilu serentak sebelumnya.

"Dugaan rekrutmen penyelenggara itu kan dari dulu selalu muncul. Artinya penyelenggara di tingkat PPK kemudian ditingkat bawah itu selalu menjadi rebutan dari para caleg maupun incumbent atau calon-calon kepala daerah. Saya kira perlu dikawal, apalagi konsep dari penyelenggara pemilu itu permanen di tingkat kabupaten," ucap pengamat politik dari LIPI, Moch Nurhasim kepada Kantor Berita Politik RMOL di D'Hotel, Jakarta Selatan, Minggu (2/2).

Nurhasim berharap, proses rekrutmen PPK dilakukan dengan baik lantaran posisi PPK merupakan posisi yang riskan terjadinya manipulasi suara.

"Tingkat terjadinya manipulasi suara itu kan di PPK. Nah kalau kasus misalnya ada dugaan bahwa ini menjadi incaran dari caleg atau incaran incumbent atau kepala daerah daerah yang akan maju ini harus bisa dipastikan bahwa prosesnya clear, karena manipulasinya ada di sini dan itu terjadi pada pemilu serentak yang lalu," pungkasnya. [rm]

Jadi Sasaran Empuk Manipulasi Suara, LIPI Minta Proses Rekruitmen PPK Diperketat Jadi Sasaran Empuk Manipulasi Suara, LIPI Minta Proses Rekruitmen PPK Diperketat Reviewed by Admin on Rating: 5