Sekjen GRIB Jaya Klarifikasi soal Kematian Bambang di Pejompongan: Bukan Kami yang Mukulin
Oposisi Cerdas | Sekretaris Jenderal (Sekjen) Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya, Zulfikar membantah kabar yang menyebut anggotanya terlibat dalam aksi pemukulan hingga menewaskan Bambang Setiyawan (60), pedagang cermin saat kericuhan di Pejompongan, Jakarta Pusat pada Kamis (27/8/2026) malam. Dia menuding massa pedemo yang melakukan pemukulan tersebut.
"Katanya ada yang meninggal dipukulin. Ya mungkin teman-teman lihat di TikTok ada yang meninggal dipukulin, itu bukan GRIB yang mukulin, itu pedemo yang mukulin," kata Zulfikar dalam video yang diunggah lewat akun Instagram @gribjaya_id, dilihat Senin (1/9/2026).
Dia menegaskan, pelaku pengeroyokan Bambang bukan anggota GRIB Jaya. Menurutnya, lokasi kejadian juga berbeda dengan tempat anggota GRIB Jaya melakukan pengamanan swakarsa pada malam tersebut.
"Jadi ini seperti yang saya sampaikan sama ketua-ketua DPC semua, supaya dapat memahami situasi yang sebenarnya terjadi. Tidak Ada. Itu yang mati dipukulin itu bukan oleh GRIB, tapi oleh pedemo sendiri," ujarnya.
Zulfikar juga membantah anggota GRIB Jaya yang melakukan pengamanan swakarsa terlibat dalam aksi kekerasan. Dia menyebut anggotanya justru mendapat provokasi dan lemparan batu dari massa.
"Teman-teman yang Pam Swakarsa pada malam hari itu sejatinya tidak melakukan kekerasan, tapi terjadi provokasi, diprovokasi, ditantang-tantang, dan dilempari oleh batu. Jadi kita dilempari batu," katanya.
Zulfikar bahkan menduga batu yang digunakan untuk melempari anggota GRIB telah dipersiapkan sebelumnya. Dia menyebut bentuk batu yang ditemukan di sejumlah titik memiliki model serupa.
"Batu yang mereka pakai itu adalah batu cetakan dari semen, dan di setiap titik batunya modelnya sama, berarti mereka sudah menyiapkan semua itu," tuturnya.
Diketahui, Bambang diduga dikeroyok ketika hendak mengecek lampu tokonya yang berjarak sekitar 500 meter dari rumah. Berdasarkan keterangan warga dan rekaman video yang beredar, Bambang disebut diseret dari kawasan gang menuju jalan raya sebelum mengalami kekerasan hingga tidak sadarkan diri.
Sumber: inews
Foto: Sekjen GRIB Jaya, Zulfikar (Foto: iNews)
Sekjen GRIB Jaya Klarifikasi soal Kematian Bambang di Pejompongan: Bukan Kami yang Mukulin
Reviewed by Admin Oposisi
on
Rating:
Reviewed by Admin Oposisi
on
Rating:
