Pernah Didatangi Gibran, Rocky Gerung Bocorkan Anak Jokowi Mau Jadi Presiden
Oposisi Cerdas | Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka kembali menjadi sorotan setelah pengamat politik Rocky Gerung mengungkap cerita lama yang sempat terjadi di antara keduanya.
Rocky mengaku pernah didatangi Gibran di rumahnya, bahkan menyebut kedatangan tersebut berkaitan dengan keinginan putra Presiden ke-7 Joko Widodo itu untuk belajar politik.
Yang menarik, Rocky tidak hanya mengungkap soal pertemuan tersebut. Ia juga melontarkan pandangan mengenai ambisi politik Gibran di masa depan. Menurut Rocky, kursi wakil presiden bukanlah tujuan akhir Gibran karena ada posisi yang disebut lebih ingin dikejarnya.
Cerita itu kembali disampaikan Rocky ketika membahas posisi Gibran dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara beberapa waktu lalu. Saat itu, posisi tempat duduk Wakil Presiden menjadi perhatian karena Gibran tidak berada di tempat yang berdampingan langsung dengan Presiden Prabowo Subianto.
Rocky kemudian mengaku pernah menerima kedatangan Gibran ke rumahnya. Pertemuan tersebut awalnya disebut sebagai pembicaraan yang tidak perlu diketahui publik. Namun, menurut Rocky, kesepakatan itu pada akhirnya tidak dipertahankan.
"Dia datang ke rumah gue buat belajar politiklah. Ada dia pernah bilang tuh, 'Saya datang ke rumah Om Rocky buat belajar politik.' Padahal perjanjiannya jangan bocorin. Dibocorin," kata Rocky dalam tayangan YouTube Hendri Satrio Official.
Dari pertemuan tersebut, Rocky kemudian mengaitkannya dengan kemungkinan arah politik Gibran. Ia bahkan melempar pertanyaan mengenai apakah Gibran masih menginginkan posisi sebagai wakil presiden.
"Tanya pada Gibran, 'Lu masih mau jadi wapres nggak?' Pasti dia bilang nggak," ungkap Rocky.
Rocky kemudian menyampaikan alasannya mengapa meyakini Gibran tidak akan menjadikan kursi wakil presiden sebagai tujuan akhir. Menurutnya, ada posisi yang lebih tinggi yang ingin dituju Gibran.
"Karena dia mau jadi presiden," lanjut Rocky Gerung.
Pernyataan tersebut muncul di tengah pembicaraan politik menuju Pilpres 2029 yang mulai ramai dengan berbagai nama potensial. Salah satu gambaran persaingan tersebut terlihat dari hasil survei Median yang mengukur elektabilitas sejumlah tokoh untuk posisi calon presiden maupun wakil presiden.
Dalam pertanyaan mengenai pilihan wakil presiden, Gibran tercatat memperoleh elektabilitas 20,1 persen. Angka tersebut menempatkannya di atas Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang memperoleh 13,5 persen, kemudian Dedi Mulyadi 11,2 persen, Mahfud MD 7,9 persen, dan Anies Baswedan 6,6 persen.
Sementara untuk simulasi calon presiden, Presiden Prabowo Subianto masih menjadi nama terkuat dengan elektabilitas 32,2 persen.
Namun, perebutan posisi di bawah Prabowo menunjukkan persaingan yang jauh lebih ketat. Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi berada di posisi kedua dengan elektabilitas 19,8 persen, sedangkan Anies Baswedan membuntuti dengan 19,5 persen.
Di bawah dua nama tersebut, Ganjar Pranowo memperoleh elektabilitas 4,5 persen. Kemudian ada Sherly Tjoanda dengan 3,5 persen, AHY 2,3 persen, Joko Widodo (Jokowi) 2 persen, dan Gibran Rakabuming Raka juga 2 persen.
Dua nama lainnya yang turut masuk dalam simulasi tersebut yakni Mahfud MD dengan elektabilitas 1,8 persen dan Purbaya Yudhi Sadewa sebesar 1,3 persen.
Pernah Didatangi Gibran, Rocky Gerung Bocorkan Anak Jokowi Mau Jadi Presiden
Reviewed by Admin Oposisi
on
Rating:
Reviewed by Admin Oposisi
on
Rating:
