Adsterra

Breaking News

PDIP Sentil Jokowi: Harusnya Tunjukkan Ijazah Asli, Bukan KTA PSI


Oposisi Cerdas | Sikap mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang menunjukkan Kartu Tanda Anggota (KTA) Partai Solidaritas Indonesia (PSI), partai yang dipimpin putra bungsunya, Kaesang Pangarep, dalam Rakorda Jawa Barat menuai beragam reaksi.

Politikus PDI Perjuangan (PDIP), Mohammad Guntur Romli, mengaku heran dengan langkah tersebut. Menurutnya, alih-alih memamerkan KTA PSI, Jokowi lebih baik menunjukkan ijazah asli S1 UGM guna meredakan kegaduhan di publik.

Selain Jokowi, Guntur menilai Wakil Presiden RI sekaligus putra sulung Jokowi, Gibran Rakabuming Raka, juga seharusnya menunjukkan ijazah kelulusan SMA yang kini tengah digugat ke Mahkamah Konstitusi (MK).

“Diminta nunjukin ijazah agar tidak makin gaduh, kok malah nunjukin KTA. Baik Jokowi diminta nunjukin ijazah S1 UGM-nya dan Gibran nunjukin ijazah SMA-nya,” kata Guntur yang dikutip dari RMOL di Jakarta, Selasa 29 September 2026. 

Sebelumnya, Jokowi mengungkapkan bahwa dirinya telah resmi menjadi anggota PSI sejak 14 Oktober 2025. Ia baru memamerkan KTA tersebut saat menghadiri Rakorda PSI di Bandung, Sabtu 26 September 2026.

"Saya sudah masuk menjadi keluarga besar PSI itu sudah 14 Oktober 2025. Sudah setahun lalu. Banyak yang enggak percaya. Saya kasih kartu anggota saya," ucap Jokowi.

Ia berdalih baru mengumumkan keanggotaannya karena menunggu momentum yang tepat, seperti saat bertemu para kader PSI di Bandung dan Kabupaten Bekasi.

"Banyak yang bertanya kok baru ditunjukkan sekarang, ya kan suka-suka saya dong, kan ini kartu milik saya, bahwa saya tunjukkan di Bandung dan Bekasi ini karena momentumnya memang sekarang," ujarnya.

"Politik ini kan momentum, momentumnya pas kan ya saya tunjukkan sekarang," demikian Jokowi. 

PDIP Sentil Jokowi: Harusnya Tunjukkan Ijazah Asli, Bukan KTA PSI PDIP Sentil Jokowi: Harusnya Tunjukkan Ijazah Asli, Bukan KTA PSI Reviewed by Admin Oposisi on Rating: 5