Nama Purbaya Muncul di Bursa Capres 2029, Yudo Sadewa: Siapa Wakil yang Cocok?
Oposisi Cerdas | Nama Purbaya Yudhi Sadewa mulai muncul dalam pemetaan tokoh yang berpotensi masuk bursa calon presiden (capres) 2029. Nama mantan Menteri Keuangan tersebut tercatat dalam dua survei nasional yang digelar pada Juli hingga awal Agustus 2026.
Dalam survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) periode 5-19 Juli 2026, Purbaya memperoleh 1,1 persen dalam simulasi semi-terbuka dengan 20 nama. Sementara itu, survei Media Survei Nasional (Median) yang dilakukan pada 21 Juli hingga 2 Agustus 2026 mencatat nama Purbaya dengan elektabilitas 1,3 persen dalam pertanyaan terbuka.
Kemunculan nama Purbaya dalam dua survei tersebut membuat sosoknya mulai masuk dalam pembicaraan mengenai figur yang dipetakan untuk Pilpres 2029. Namun, hasil survei tersebut perlu dibaca sesuai konteksnya. Angka yang muncul merupakan gambaran preferensi responden pada saat survei dilakukan dan bukan pencalonan resmi.
Kemunculan nama seseorang dalam survei juga tidak serta-merta menunjukkan bahwa tokoh tersebut telah menyatakan diri akan maju sebagai calon presiden.
Purbaya Muncul di Dua Survei Nasional
Survei SMRC yang dilakukan pada 5-19 Juli 2026 melibatkan 749 responden berusia 17 tahun ke atas. Dalam simulasi semi-terbuka tersebut, Purbaya memperoleh 1,1 persen. Sementara survei Median periode 21 Juli-2 Agustus 2026 kembali memasukkan nama Purbaya. Dalam pertanyaan terbuka, ia memperoleh 1,3 persen.
Hasil tersebut menunjukkan bahwa nama Purbaya telah mulai terukur dalam survei politik nasional, meski angkanya masih berada di kisaran satu persen.
Purbaya sendiri memiliki latar belakang sebagai ekonom. Ia juga pernah memimpin Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) sebelum masuk ke pemerintahan dan dipercaya menduduki jabatan Menteri Keuangan.
Pergantian Menteri Keuangan
Kemunculan nama Purbaya dalam survei tersebut terjadi sebelum dirinya dicopot dari jabatan Menteri Keuangan. Presiden Prabowo Subianto kemudian melantik Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan di Istana Negara, Jakarta, Senin (14/9/2026).
Suahasil menggantikan Purbaya berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 97/P Tahun 2026 tentang pemberhentian dan pengangkatan Menteri Keuangan Kabinet Merah Putih untuk sisa masa jabatan 2024-2029.
Sebelum ditunjuk menjadi Menteri Keuangan, Suahasil merupakan Wakil Menteri Keuangan. Ia sebelumnya juga telah lama bekerja di lingkungan Kementerian Keuangan. Serah terima jabatan Menteri Keuangan kemudian dilakukan pada Selasa (15/9/2026) di Kantor Kementerian Keuangan.
Purbaya Bantah Ada Gesekan di Kemenkeu
Pergantian posisi tersebut sempat memunculkan spekulasi mengenai alasan Purbaya tidak lagi menjabat sebagai Menteri Keuangan. Namun, Purbaya membantah adanya gesekan internal di Kementerian Keuangan yang menjadi penyebab pergantian dirinya. Pernyataan tersebut disampaikan Purbaya setelah mengikuti prosesi serah terima jabatan dengan Suahasil.
"Enggak, enggak ada. Gesekan sih enggak ada, yang jelas ya itu hak prerogatif Presiden yang beliau udah memutuskan," ujar Purbaya.
Purbaya juga mengaku sudah memperkirakan kemungkinan dirinya tidak lagi menjabat sebagai Menteri Keuangan sebelum keputusan pergantian diumumkan. Menurut dia, masa sekitar satu tahun memimpin Kementerian Keuangan sudah cukup.
"Setahun kan udah cukup. Dulu kan udah tanda tangan dulu kontraknya setahun, kita ikutin," kata Purbaya.
Dalam prosesi serah terima jabatan, Purbaya juga menyampaikan terima kasih atas kerja sama selama satu tahun terakhir.
Nama Purbaya dan Pembicaraan Politik 2029
Setelah tidak lagi menjabat sebagai Menteri Keuangan, nama Purbaya kini turut muncul dalam pembicaraan politik menuju 2029. Kemunculan tersebut terutama didasarkan pada hasil dua survei nasional yang sudah dilakukan sebelum pergantian jabatan di Kementerian Keuangan.
Meski demikian, belum terdapat pernyataan dari Purbaya yang menyebut dirinya telah memutuskan untuk maju sebagai calon presiden pada Pemilu 2029.
Dengan demikian, hasil survei tersebut lebih tepat dipandang sebagai pemetaan preferensi publik pada periode survei, bukan sebagai tanda resmi pencalonan Purbaya dalam Pilpres 2029.
Reaksi Yudo Sadewa
Tanggapi munculnya nama Purbaya di survei capres 2029, Yudo Sadewa memberikan tanggapannya.
Melalui Instagram story miliknya, Yudo Sadewa menegaskan bahwa sang ayah tak mau terjun di politik lagi. Namun, Yudo juga berandai-andai jika Purbaya mau terjun ke politik lagi di tahun 2029 nanti, siapa yang akan menjadi wakilnya.
"Bapak gak mau ikut politik, tapi kalau seandainya ikut politik di 2029 kira-kira siapa yang cocok jadi wakilnya?" tulis Yudo Sadewa.
Purbaya sendiri sempat menuturkan bahwa setelah dipecat, ia tak mau lagi jadi pejabat dan memilih mancing di belakang rumah.
Nama Purbaya Muncul di Bursa Capres 2029, Yudo Sadewa: Siapa Wakil yang Cocok?
Reviewed by Admin Oposisi
on
Rating:
Reviewed by Admin Oposisi
on
Rating:
