Jenderal Shekarchi: 1.000 Tentara Israel Tewas Selama Perang dengan Iran
Oposisi Cerdas | Juru bicara Angkatan Bersenjata Iran Brigadir Jenderal Abolfazl Shekarchi mengeklaim lebih dari 1.000 tentara Israel tewas terbunuh dan ribuan lainnya terluka dalam perang dengan Iran. Menurut laporan Tasnim dilansir Pars Today, Selasa (1/9/2026), Shekarchi mengatakan, "Militer AS adalah sebuah tentara bergaya-Hollywood, angkatan bersenjata propaganda yang melakukan penjarahan dan eksploitasi sumber daya negara-negara Muslim. Pencapaian terbaik kami adalah bahwa kami mengekspose fasad Hollywood dari militer AS dan rezim Zionis, dan seluruh dunia menyadari betapa lemah dan tak bermoralnya dua militer ini."
Menurut Shekarchi, negara-negara di dunia saat ini, termasuk beberapa negara di mana militer AS membangun pangkalannya, tak lagi mempercayai Amerika dan telah berkesimpulan bahwa "jika Amerika Serikat tidak bisa mempertahankan dirinya sendiri, bagaimana mereka mempertahankan sekutunya?"
Terkait jumlah korban di kubu militer AS, Shekarchi mengatakan, berdasarkan bukti dan indikasi, AS menderita jatuhnya ratusan korban jiwa selama perang dengan Iran. "Amerika dan rezim Zionis berbohong soal angka-angka korban jiwa mereka dan menyensor kebenaran. Sebagai contoh, mereka baru membuka jumlah korban tewas dari personel militer mereka di perang Afghanistan dan Irak beberapa tahun setelah prajurit mereka terbunuh, dan kemudian menyerahkan jenazah mereka ke keluarga."
Juru Bicara Militer Iran Brigjen Mohammad Akraminia memperingatkan perang baru yang mungkin terjadi antara Iran dengan AS dapat meluas ke seluruh kawasan serta menyeret infrastruktur energi dan komunikasi ke dalam konflik tersebut. Kepada Kantor Berita Mehr, Rabu (26/8/2026), Akraminia telah memperingatkan bahwa setiap kesalahan perhitungan yang dilakukan para lawan Iran akan memicu respons langsung dan berpotensi memperluas cakupan geografis konflik tersebut.
"Perang yang mungkin terjadi di masa depan dapat meluas ke arena-arena baru," kata Akraminia seperti dikutip Anadolu.
Pernyataan Akraminia itu merujuk pada Selat Bab al-Mandab dan pangkalan milik AS di Suriah. Dia mengatakan kedua area itu telah menjadi bagian dari konflik tersebut, meskipun sebelumnya berada di luar cakupan geografis pertempuran.
"Saat ini, ancaman tersebar di seluruh kawasan dan kami memiliki kemampuan untuk menghadapi serta mengatasinya," ucapnya.
Akraminia mengatakan perang baru yang mungkin terjadi juga dapat mencakup medan pertempuran lain, termasuk infrastruktur energi dan komunikasi di seluruh kawasan. Secara khusus, dia menyinggung soal infrastruktur energi dan jalur komunikasi yang sebagian besar membentang di dasar laut pada perairan lepas pantai Iran dan Semenanjung Arab, serta melintasi Teluk Oman.
"Di mana pun musuh memiliki kepentingan, jika terjadi agresi, maka wilayah itu dapat masuk sebagai sasaran sah bagi angkatan bersenjata Republik Islam Iran," tegasnya.
Jenderal Shekarchi: 1.000 Tentara Israel Tewas Selama Perang dengan Iran
Reviewed by Admin Oposisi
on
Rating:
Reviewed by Admin Oposisi
on
Rating:
