Breaking News: Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Ditahan KPK, Pakai Rompi Oranye
Oposisi Cerdas | Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena selesai menjalani pemeriksaan usai terjaring operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Senin (21/9/2026). KPK langsung menahan Sirajudin hari ini.
Pantauan di lokasi, Sirajudin keluar dari Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan sekitar pukul 15.59 WIB dengan mengenakan rompi oranye KPK dan tangan terborgol. Artinya, dia ditetapkan sebagai tersangka usai terjaring operasi senyap.
Saat digiring ke mobil tahanan untuk diangkut ke rutan, dia menyampaikan permohonan maaf ke masyarakat Bolmut.
"Ya permintaan maaf untuk masyarakat Bolaang Mongondow Utara, doakan saya fokus pada proses hukum ini," ucap Sirajudin, Selasa (22/9/2026).
Sebelumnya, Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo mengatakan, pihaknya mengamankan uang tunai dalam bentuk rupiah senilai ratusan juta dalam OTT tersebut. Ia belum menyebutkan jumlah pasti uang tersebut.
Budi menambahkan, operasi senyap ini terkait dugaan penerimaan oleh penyelenggara negara terkait proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bolmut.
Dalam OTT ini KPK total menangkap 14 orang. Bupati dan empat orang lainnya terjaring di Jakarta. Sementara itu, delapan orang di wilayah Sulawesi Utara dan satu lainnya di Gorontalo.
"Untuk pihak-pihak yang diamankan ada Bupati, Kepala Dinas, kemudian ASN lain, dan juga pihak-pihak swasta," tuturnya.
Sumber: inews
Foto: Bupati Bolmut Sirajudin Lasena resmi mengenakan rompi oranye KPK. (Foto: Nur Khabibi)
Breaking News: Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Ditahan KPK, Pakai Rompi Oranye
Reviewed by Admin Oposisi
on
Rating:
Reviewed by Admin Oposisi
on
Rating:
