Aktivis NU: 'Islam ala Prabowo' adalah Islam yang Menculik Orang-Orang Kritis
Oposisi Cerdas | Aktivis Nahdlatul Ulama (NU), Rois Faisal
Ridho, melontarkan kritik keras terhadap apa yang disebutnya sebagai “Islam
ala Prabowo”. Kritik tersebut disampaikan Rois melalui pernyataannya yang
juga menyinggung sejumlah tokoh agama yang dinilai memberikan dukungan
terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Menurut Rois Faisal Ridho, Islam yang dikaitkannya dengan pemerintahan
Prabowo bukanlah corak Islam yang diyakininya. Ia bahkan menuding praktik
kekuasaan tersebut bertentangan dengan nilai-nilai Islam yang menjunjung
keadilan, kemanusiaan, dan kebebasan menyampaikan kritik.
“Islam ala Prabowo sebagaimana yang didukung oleh Anwar Iskandar, Ketua MUI
sekaligus anggota Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA), dan Nasaruddin Umar sebagai
Menteri Agama, adalah Islam yang menculik orang-orang kritis,” ujar Rois
Faisal Ridho di akun X (Twitter), Sabtu (5/9/2026).
Tak berhenti di situ, Rois juga melontarkan sejumlah tudingan lain terhadap
pemerintahan Prabowo. Ia menyebut adanya praktik yang, menurut pandangannya,
menghalalkan berbagai cara demi kepentingan dan ambisi kekuasaan.
“Islam yang melegalkan segala cara demi meraih ambisi kekuasaan,” katanya.
Dalam kritiknya, Rois turut menyinggung hubungan politik dan diplomatik yang
dikaitkannya dengan kelompok Zionis. Ia juga mengkritik program Makan
Bergizi Gratis (MBG), yang menurutnya telah menimbulkan persoalan serius.
“Islam yang menjalin kemesraan dengan Zionis, Islam yang meracuni puluhan
ribu anak dengan MBG, dan Islam-Islam lainnya,” lanjutnya.
Rois menegaskan, seluruh hal yang disebutkannya tersebut tidak mencerminkan
Islam yang dianut dan diyakininya.
“Tentu bukan Islam yang kami anut,” tegasnya.
Islam ala Prabowo sebagaimana yang didukung oleh Anwar Iskandar (Ketua MUI/anggota AHWA) dan Nasaruddin Umar (Menag) adalah Islam yg menculik orang-orang kritis, Islam yg melegalkan segala cara demi meraih ambisi kekuasaan, Islam yg menjalin kemesraan dengan zionis, Islam yg…
— Rois Faisal Ridho 🇵🇸 (@thoriqatuna) September 4, 2026
Pernyataan Rois Faisal Ridho tersebut menambah panjang kritik terhadap
relasi antara agama dan kekuasaan di bawah pemerintahan Presiden Prabowo
Subianto. Dalam pandangannya, agama tidak seharusnya digunakan untuk
memberikan pembenaran terhadap tindakan kekuasaan yang dinilai bertentangan
dengan prinsip keadilan dan kemanusiaan.
Tuduhan tersebut memerlukan klarifikasi dan tanggapan dari pihak-pihak yang
disebutkan, termasuk pemerintah, Anwar Iskandar, dan Menteri Agama
Nasaruddin Umar.
Kritik keras ini kembali memunculkan pertanyaan mengenai posisi tokoh-tokoh
agama dalam pusaran kekuasaan. Bagi Rois, kedekatan agama dengan kekuasaan
tidak boleh membuat kritik dibungkam atau nilai-nilai Islam dikorbankan demi
kepentingan politik.
Ia menegaskan bahwa Islam, dalam pandangannya, harus tetap berdiri bersama
keadilan, keberanian menyuarakan kebenaran, serta perlindungan terhadap
mereka yang kritis terhadap kekuasaan.
Sumber:
radaraktual
Foto: Ilustrasi Aktivis NU/Net
Aktivis NU: 'Islam ala Prabowo' adalah Islam yang Menculik Orang-Orang Kritis
Reviewed by Admin Oposisi
on
Rating:
Reviewed by Admin Oposisi
on
Rating:
