Video Viral Pengeroyokan Pelajar SMA Usai Demo 27 Agustus, Korban Tak Berdaya Diseret dan Dipukul Kayu
Oposisi Cerdas | Video yang beredar luas di media sosial
menunjukkan sekelompok pria yang diklaim anggota ormas GRIB Jaya memukuli
seorang pelajar SMA bernama Fatur di sebuah gang di RW 7 Petamburan,
Jakarta, pada dini hari Jumat, 28 Agustus 2026. Korban yang kebetulan lewat
dikabarkan sudah tidak berdaya saat terus digelayuti pemukulan dengan kayu,
diseret, dan ditendang di bagian kepala.
Rekaman tersebut diunggah akun @netizenledger bersama foto korban yang
mengenakan seragam sekolah putih. Dalam video berdurasi sekitar 38 detik,
terlihat kerumunan di jalanan malam hari. Beberapa orang terlihat memukul
dan menendang seseorang yang sudah tergeletak, sementara yang lain berdiri
di sekitar lokasi.
Insiden ini terjadi setelah aksi unjuk rasa 27 Agustus 2026 di depan Gedung
DPR/MPR RI, Senayan. Massa dari berbagai kelompok, termasuk Aliansi
Masyarakat Pati Bersatu (AMPB), turun ke jalan menuntut pengesahan RUU
Perampasan Aset dan pemberantasan korupsi. Setelah aksi utama mereda,
kerumunan masih bertahan di kawasan Slipi dan Petamburan hingga dini hari.
Polisi sempat menggunakan gas air mata, sementara massa membakar sampah dan
menyalakan kembang api.
Tampak ormas GRIB terekam memukul dengan kayu, menyeret, menendang bagian kepala, berkali-kali anak SMA yang bernama Fatur yang kebetulan lewat gang di RW 7 petamburan & sudah tidak berdaya, terjadi dini hari di Petamburan 28/8/2026 https://t.co/1IgSKKsJZD pic.twitter.com/HBEUKbUILW
— 𝙽𝙴𝚃𝙸𝚉𝙴𝙽 ✍️ (@netizenledger) August 28, 2026
Truk Ormas Dirusak Warga
Sebelum insiden pengeroyokan, video lain menunjukkan lima truk colt diesel
kuning yang diklaim milik GRIB dalam kondisi hancur di kawasan Kemanggisan,
Jakarta Barat. Satu truk terguling dan hangus. Kaca pecah berserakan, bodi
penyok, dan pintu terkoyak. Menurut laporan warga setempat, kelompok ormas
tersebut membawa senjata tumpul kayu dan bambu lalu melakukan penyerangan,
sehingga warga sekitar memberikan perlawanan.
Akun yang sama menulis bahwa intervensi ormas justru memicu bentrokan
horizontal dengan massa yang merasa terancam, padahal situasi unjuk rasa
utama sudah mulai diredam aparat pada malam 27 Agustus 2026.
Sebelumnya, GRIB Jaya sempat menyatakan siaga 24 jam di Jakarta dan siap
membantu TNI-Polri menjaga keamanan jika situasi tidak terkendali. Ketua
GRIB Jaya Hercules de Marshal mengimbau aksi berlangsung tertib.
Reaksi Warganet
Salah satu komentar di unggahan tersebut mempertanyakan peran ormas.
"Pengamanan ini tugas Polisi dan Tentara, ngapain ormas pada ikut-ikut
nimbrung, mereka ini hanyalah gengster terorganisir," tulis seorang
pengguna.
Hingga Jumat siang, 28 Agustus 2026, belum ada keterangan resmi dari Polda
Metro Jaya atau pihak GRIB Jaya terkait dua insiden tersebut. Video-video
ini terus menyebar dan memicu kecaman terhadap aksi kekerasan terhadap warga
sipil, termasuk pelajar yang tidak terlibat aksi.
Kejadian ini menambah daftar kericuhan pasca-demo di kawasan
Slipi-Petamburan, di mana fasilitas publik dan kendaraan juga sempat rusak.
Aparat diminta segera mengusut pelaku pengeroyokan dan meredam ketegangan
agar tidak berlanjut.
Video Viral Pengeroyokan Pelajar SMA Usai Demo 27 Agustus, Korban Tak Berdaya Diseret dan Dipukul Kayu
Reviewed by Admin Oposisi
on
Rating:
Reviewed by Admin Oposisi
on
Rating:
