Rocky Gerung: Batalkan Perjanjian Putih dengan Elite, Prabowo Harus Buat Kontrak Baru
Oposisi Cerdas | Pengamat politik Rocky Gerung mendesak Presiden Prabowo Subianto untuk membatalkan kesepakatan yang disebutnya sebagai perjanjian putih dengan para elite.
Menurut Rocky, elite tersebut tidak mampu memahami kejujuran pikiran Prabowo, termasuk kegelisahan politik dan pandangan sosialisme historis yang dimilikinya.
"Dibatalin perjanjian putih dibatalin aja, kan dia bikin perjanjian putih dengan Melitenya ini," ujar ahli filsafat itu dalam kanal YouTube Hendri Satrio Official, dikutip Minggu (16/8).
"Sekarang elite nya itu tidak mampu membaca seluruh kejujuran pikiran Prabowo seluruh kegelisahan politik dia, seluruh endapan historis dia tentang sosialisme misalnya," imbuhnya.
Rocky menilai, setelah dua tahun berjalan, tidak mungkin Prabowo tetap bergantung pada elite yang tidak memahami dirinya. Ia menyarankan agar perjanjian dengan elite dibatalkan dan diganti dengan perjanjian baru bersama publik.
Sebagai informasi, sejumlah pengamat memprediksi akan ada reshuffle kabinet besar-besaran hingga Oktober 2026.
Namun, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menegaskan bahwa hingga kini belum ada rencana reshuffle. Jika pun ada perubahan, fokus utamanya bukan mengganti menteri, melainkan mengisi posisi yang sedang kosong.
"Sampai hari ini belum ada rencana reshuffle Kabinet Merah Putih. Sekali lagi kalaupun kemudian akan ada terjadi perubahan atau diistilahkan reshuffle, barangkali prioritasnya adalah kepada mengisi jabatan-jabatan yang oleh karena sesuatu hal saat ini jabatan-jabatan itu kosong. Contohnya adalah Wakil Menteri Pertanian, kemudian Wakil Menteri Imipas," ucap Pras di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (7/8).
Rocky Gerung: Batalkan Perjanjian Putih dengan Elite, Prabowo Harus Buat Kontrak Baru
Reviewed by Admin Oposisi
on
Rating:
Reviewed by Admin Oposisi
on
Rating:
