Adsterra

Breaking News

Gempa Susulan M6,0 Guncang Manggarai NTT, 1 Warga Jatuh akibat Panik hingga Tewas


Oposisi Cerdas | Gempa susulan berkekuatan Magnitudo 6,0 mengguncang Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur, menelan korban jiwa, Kamis (20/8/2026) siang. Seorang warga tewas setelah mengalami kepanikan saat terjadi gempa.

Informasi diperoleh iNews, identitas korban diketahui bernama Servolus Jebarus (56), warga Kelurahan Tenda, Kecamatan Langke Rembong, Kabupaten Manggarai. 

Menurut keterangan kerabat korban, Hiro, suasana panik terjadi saat warga merasakan guncangan gempa.

"Tadi terdengar teriakan warga saat gempa pertama. Terjadi kepanikan dalam rumah. Korban kemudian jatuh lemas," ujar Hiro dikutip dari iNews Alor, Kamis (29/8/2026).

Servolus yang memiliki riwayat penyakit jantung kemudian langsung dilarikan ke RSUD Ben Mboi Ruteng untuk mendapatkan pertolongan medis, namun nyawanya tidak berhasil diselamatkan.

Setelah dinyatakan meninggal dunia, jenazah Servolus Jebarus disemayamkan di rumah duka di Kelurahan Tenda. Korban meninggalkan seorang istri dan lima orang anak.

Keluarga kini masih dalam suasana duka setelah kehilangan Servolus akibat kejadian yang dipicu kepanikan saat gempa.

Hingga saat ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Manggarai mengimbau masyarakat tetap tenang dan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gempa susulan.

Warga diminta menjauhi bangunan yang berpotensi roboh serta segera mencari tempat aman ketika kembali terjadi guncangan. Masyarakat juga diingatkan untuk mengikuti informasi resmi dari pihak berwenang terkait perkembangan aktivitas gempa di wilayah Manggarai

Sumber: inews
Foto: Seorang warga bernama Servolus Jebarus (56) tewas setelah panik saat terjadi guncangan gempa susulan Magnitudo 6,0 mengguncang Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur, Kamis (20/8/2026). (Foto: iNews Alor/Iren Leleng) 

Gempa Susulan M6,0 Guncang Manggarai NTT, 1 Warga Jatuh akibat Panik hingga Tewas Gempa Susulan M6,0 Guncang Manggarai NTT, 1 Warga Jatuh akibat Panik hingga Tewas Reviewed by Admin Oposisi on Rating: 5