AS Tarik Pesawat Tanker Militer dari Bandara Israel, Sinyal Berdamai dengan Iran?
Oposisi Cerdas | Amerika Serikat (AS) mengurangi jumlah pesawat tanker militer yang disiagakan di Bandara Internasional Ben Gurion, Tel Aviv, Israel. Ini menunjukkan konflik dengan Iran mereda di tengah negosiasi yang intensif.
Stasiun televisi Israel Channel 12 melaporkan, jumlah pesawat tanker yang dipertahankan di Bandara Ben Gurion berkurang, jumlahnya hampir sama dengan saat berlakunya gencatan senjata belum lama ini, yakni sekitar 20 unit.
“Amerika terus mengurangi jumlah pesawat tanker di Bandara Ben Gurion," demikian laporan Channel 12, dikutip Selasa (11/8/2026).
Namun Channel 12 tak mengungkap jumlah pesawat tanker AS yang ditempatkan di Bandara Ben Gurion saat puncak konflik melawan Iran berlangsung.
Laporan ini muncul di tengah laporan bahwa AS dan Iran mungkin hampir mencapai kesepakatan untuk melanjutkan gencatan senjata. Salah satu isu yang alot adalah seputar Selat Hormuz, di samping program nuklir.
Jet-jet tempur AS membutuhkan pengisian bahan bakar udara untuk menyerang Iran. Jarak antara Israel dan Iran lebih dari 1.300 km.
Angkatan Udara AS mulai menarik beberapa pesawat tanker dari Bandara Ben Gurion pada Minggu (9/8/2026) di tengah perkembangan keamanan.
Langkah ini dilakukan setelah Menteri Perhubungan Israel Miri Regev mendesak para pejabat keamanan untuk memindahkan pesawat tanker guna menjaga operasional penerbangan tetap normal selama hari-hari puncak liburan.
Lebih dari 2,6 juta penumpang diperkirakan terbang melalui bandara tersebut pada Agustus atau rata-rata sekitar 100.000 penumpang per hari.
Sumber: inews
Foto: Amerika Serikat mengurangi jumlah pesawat tanker militer yang disiagakan di Bandara Internasional Ben Gurion, Tel Aviv, Israel (Foto: Anadolu)
AS Tarik Pesawat Tanker Militer dari Bandara Israel, Sinyal Berdamai dengan Iran?
Reviewed by Admin Oposisi
on
Rating:
Reviewed by Admin Oposisi
on
Rating:
