Polisi Lanjut Usut Dugaan Pelat Nomor Palsu di Kasus Sopir Alphard Vs Satpam Bundaran HI
Kasus perselisihan sopir Alphard dan petugas keamanan (satpam) Fiktor Harefa di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, berakhir damai.
Meski begitu, polisi tetap melanjutkan penyelidikan terkait dugaan pelanggaran lalu lintas yang dilakukan pengemudi.
Menurut Kapolsek Metro Menteng AKBP Braiel Ronald Arnold Rondonuwu penyelesaian secara damai tidak menghentikan proses hukum atas dugaan pelanggaran lalu lintas.
Penanganan perkara tersebut kini dilakukan Subdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, termasuk dugaan menerobos lampu merah dan penggunaan pelat nomor yang tidak sesuai peruntukannya.
“Jadi saya sampaikan bahwa terkait dugaan pelanggaran lalu lintas dari pengemudi, ini malam ini juga akan ditindaklanjuti oleh Subdit Gakkum Lantas Polda Metro Jaya,” ujar Braiel di Polsek Metro Menteng pada Jumat (24/7/2026).
Sementara itu, proses mediasi menghasilkan kesepakatan untuk menyelesaikan persoalan secara kekeluargaan.
“Telah dilaksanakan upaya atau mediasi antara pihak pengendara dan saudara Fiktor dari pihak keamanan. Dan yang mana telah disepakati bahwa persoalan perselisihan antara pengemudi dan saudara Fiktor diselesaikan secara kekeluargaan, kedua belah pihak saling memaafkan, mengakui kesalahan dan saling memaafkan,” kata dia.
Selain itu, polisi mengungkapkan sopir bersama dua penumpang Toyota Alphard tersebut merupakan anggota Polda Jawa Barat. Dugaan tindakan arogan saat insiden berlangsung juga diproses oleh Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Jawa Barat.
“Kemudian terkait dengan tadi yang disampaikan ada beberapa dugaan perbuatan arogansi dari rekan pengemudi maupun penumpang, ini malam ini juga akan ditindaklanjuti dari Subbid Propam Polda Jawa Barat,” jelasnya.
Sebelumnya viral di media sosial setelah sebuah video memperlihatkan keributan di sekitar penyeberangan Halte Bundaran HI. Kronologi kejadian kemudian dibagikan oleh salah satu pengguna Threads.
Dalam narasi yang beredar, lampu penyeberangan pejalan kaki saat itu sudah menyala hijau dan seorang petugas keamanan sedang membantu warga menyeberang jalan. Pada waktu bersamaan, sebuah Toyota Alphard hitam berpelat nomor D 1**8 XHQ diduga tetap melaju melewati jalur penyeberangan.
Petugas keamanan kemudian menegur pengemudi. Berdasarkan narasi yang beredar, petugas sempat memukul bodi mobil sebagai bentuk teguran. Tindakan tersebut memicu reaksi penumpang kendaraan.
“Ngeplak bodi mobil. Menurut narasi yang beredar, teguran itu justru memicu reaksi dari penumpang mobil. Sejumlah orang disebut turun dari kendaraan dan membawa petugas sekuriti tersebut ke pos keamanan,” tulis keterangan dikutip dari IG @_thinksmart.id, Kamis (23/7/2026).
Sumber: inews
Foto: Polisi usut dugaan pelat nomor palsu mobil Alphard yang menerobos lampu merah pejalan kaki di Halte Bundaran HI. (Foto: screenshot)
Polisi Lanjut Usut Dugaan Pelat Nomor Palsu di Kasus Sopir Alphard Vs Satpam Bundaran HI
Reviewed by Admin Oposisi
on
Rating:
Reviewed by Admin Oposisi
on
Rating:
