Adsterra

Breaking News

Jampidsus Disebut Ditarget Imbas Tangkap Jenderal Polisi di Kasus BGN, Ini Kata Febrie Adriansyah


Jampidsus Kejagung Febrie Adriansyah menggelar jumpa pers terkait kasus yang menjadi perhatian publik saat ini terkait keterlibatannya di kasus korupsi batubara PLN, TPPU, Asabri dan Krakatau Steel.

Jampidsus juga memberi tanggapan bahwa dia diduga ditarget imbas menangkap jenderal bintang satu atau Brigjen polisi aktif di kasus BGN.

Febrie Adriansyah tampak tenang menjawab semua pertanyaan wartawan-wartawan yang menohok terhadapnya.

“Pak, ini terkait dengan apa yang dilakukan oleh kepolisian yang dikabarkan juga menyebut-nyebut nama Bapak, menargetkan Bapak begitu. Bagaimana tanggapan Bapak mengenai permasalahan yang saat ini ditangani oleh Polri,” tanya Wartawan saat jumpa pers di Gedung Kejagung, Jakarta Selatan, Jumat (10/7).

Jampidsus pun menanggapi tudingan bahwa dia ditarget dalam hal ini.

“Jadi yang pertama, tentunya semua proses penegakan hukum kita akan menghargai dan menghormati. Sesama rekan penegak hukum tentunya saling mendukung bagaimana ini menjadi terang, menjadi jelas, dan bisa kita jelaskan kepada masyarakat,” katanya.

“Untuk terkait pemberitaan-pemberitaan tersebut, makanya kita tunggu ya, bagaimana nanti proses hasil penyidikannya,” ujarnya lagi.

Dia juga menyebut tidak ada keterkaitan dalam bisnis-bisnis kafe seperti di Cipete Jakarta Selatan.

Wartawan kembali menanyakan bahwa kasus yang dihadapi Jampidsus Febrie Adriansyah ini berkaitan dengan penanganan perkara kasus BGN atau MBG di Polri yang sedang diusut Kejagung.

“Jadi dapat saya sampaikan bahwa yang di BGN ini, ini sedang berjalan proses pemberkasan ya. Masih fokus di sana untuk cepat menyelesaikan,” kata Febrie.

“Perintah ke saya itu yang menjadi prioritas,” tegasnya lagi.

Dia juga menyebutkan ada 47 nama yang terlibat di kasus BGN ini seperti disampaikan eks Wakil Kepala BGN Soni Sonjaya.

“Sedangkan nama-nama yang disebut oleh Pak Soni 41 orang, bahkan juga di kita berkembang 43, eh 47 nama yang terlibat. Tapi tentunya itu kan tidak serta-merta bisa juga terkait dengan perbuatan melawan hukum dan bisa menjadi proses pidana,” jelas Febrie.

“Nah ini kita lihat perkembangannya nanti, tetapi kita juga menginginkan agar BGN ini dapat berjalan baik ya. Dan ini juga selalu komunikasi kita dengan rekan-rekan sekarang yang menakhodai MBG,” jelasnya.

“Dan ini tentu menjadi program prioritas yang menjadi perhatian yang harus kita benahi segera dan bisa berjalan dengan cepat ya,” katanya lagi.

Diketahui, penggeledahan terkait dugaan korupsi batu bara PLN, Asabri, dan Krakatau Steel, yang ditangani tim gabungan Kortas Tipikor Polri dan Ditreskrimsus Polda Metro Jaya digelar sejak Rabu (8/7) lalu, salah satunya menyasar rumah pribadi Jampidsus Febrie Adriansyah di Sentul Bogor.***

Sumber: pojoksatu
Foto: Jampidsus Febrie Adriansyah beri tanggapan terkait dirinya ditarget Polri usai bongkar kasus BGN atau MBG. (pojoksatu.id)

Jampidsus Disebut Ditarget Imbas Tangkap Jenderal Polisi di Kasus BGN, Ini Kata Febrie Adriansyah Jampidsus Disebut Ditarget Imbas Tangkap Jenderal Polisi di Kasus BGN, Ini Kata Febrie Adriansyah Reviewed by Admin Oposisi on Rating: 5